Lebaran 2017, KAI Tambah Angkutan Gratis untuk Sepeda Motor

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seoarang pengemudi truk melintas diantara truk pengankut sepeda motor pemudik saat Dinas Perhubungan melakukan mudik gratis 2014 bagi pengguna sepeda motor dengan angkutan truk di gudang bulok, Jakarta, 23 Juli 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    Seoarang pengemudi truk melintas diantara truk pengankut sepeda motor pemudik saat Dinas Perhubungan melakukan mudik gratis 2014 bagi pengguna sepeda motor dengan angkutan truk di gudang bulok, Jakarta, 23 Juli 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.COSemarang - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menambah jumlah angkutan gratis untuk sepeda motor selama Lebaran 2017. Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro, mengatakan tahun lalu PT KAI menyediakan angkutan gratis untuk 12 ribu sepeda motor. Jumlah itu akan ditambah menjadi 15 ribu pada tahun ini.


    Slot-nya 15 ribuan, sekarang sudah mencapai 12 ribu,” ujarnya saat mengecek kesiapan angkutan Lebaran di Stasiun Tawang, Semarang, Senin 22 Mei 2017, malam kemarin.

    Baca: 2016, Penumpang KAI 352 Juta Orang

    Menurut Edi, keputusan PT KAI itu sejalan dengan kebijakan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan untuk mengurangi pemudik dengan sepeda motor. Selain tambahan itu, PT KAI menambah kursi kereta lebih-kurang 5 persen dibanding tahun lalu. “Tahun lalu daya angkut kursi mencapai 217 ribu,” kata dia.

    Saat ini PT KAI mulai mengecek kondisi di lapangan untuk persiapan angkutan Lebaran. Selain kondisi track yang hendak dilewati, perusahaan angkutan milik negara itu mendatangi stasiun besar yang vital. “Khususnya stasiun yang nanti menerima penumpang saat angkutan Lebaran,” katanya.

    Baca: Penumpang Kereta dari Stasiun Gambir Naik 25 Persen

    Dari hasil pengecekan itu, ujar Edi, masih ditemukan sejumlah hambatan yang rawan mengganggu perjalanan kereta. Ada daerah yang rawan tanah longsor dan banjir, seperti di Daop III Cirebon dan sebagian Daop IV Semarang. Selain itu, ada sejumlah titik yang rawan gangguan perusakan, seperti pelemparan batu ke kereta atau peletakan balok di rel kereta.

    EDI FAISOL


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.