Jelang Ramadan, Menteri Amran: Harga Bawang Putih Turun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Direktur Utama Bulog Djarot Kusumayakti, dan Sekretaris Jenderal Kemendag Srie Agustina saat meninjau pasokan bawang merah di gudang Bulog, Jakarta Utara pada Senin, 16 Mei 2016. Tempo/Avit Hidayat

    Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Direktur Utama Bulog Djarot Kusumayakti, dan Sekretaris Jenderal Kemendag Srie Agustina saat meninjau pasokan bawang merah di gudang Bulog, Jakarta Utara pada Senin, 16 Mei 2016. Tempo/Avit Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyatakan harga bawang putih sudah turun setelah pada beberapa waktu terakhir disebutkan meroket hingga di atas Rp 50 ribu per kilogram.

    "Sekarang sudah turun, tuh, menjadi Rp 23 ribu," katanya seusai rapat koordinasi bersama para bupati kawasan perbatasan Indonesia di Kantor Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa, 9 Mei 2017.

    Baca: Harga Meroket, Menteri Enggar Panggil Importir Bawang Putih

    Harga tersebut, kata Amran, dapat ditekan turun setelah ada pengusaha yang menawarkan harga bawang Rp 23 ribu. "Sebesar 600 hingga 1.000 ton ditawarkan Pak Gianto, seorang pengusaha dari Surabaya," ujarnya.

    Amran berujar telah menggelar pertemuan bersama Kementerian Perdagangan kemarin. Dalam pertemuan itu disepakati bahwa harga bawang putih tidak boleh berada di atas Rp 30 ribu.

    Menurut dia, harga bawang putih yang bergejolak adalah hal yang tidak masuk akal. Sebab, bawang putih merupakan komoditas yang mayoritas diimpor dari luar negeri.

    "Cabai, jagung, dan beras saja harganya aman. Masak bawang putih yang kebutuhannya kecil dan diperoleh dari impor harganya bergejolak. Enggak boleh, dong," ucapnya.

    Simak: Petani Menangis Harga Bawang Merah Terjun Bebas

    Amran pun mengaku sudah mengontak Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian dan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto untuk mengawal harga komoditas itu. "Agar kalau ada yang main-main, segera ditindak. Jangan ganggu orang yang mau beribadah pada Ramadhan," tuturnya.

    CAESAR AKBAR | WAWAN PRIYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.