Lantik Eselon II, Menteri Amran Minta Pakta Integritas Ditaati

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat memanen padi di Desa Ngompro, Kecamatan Pangkur, Ngawi. TEMPO/Nofika Dian Nugroho

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat memanen padi di Desa Ngompro, Kecamatan Pangkur, Ngawi. TEMPO/Nofika Dian Nugroho

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertanian Amran Sulaiman hari ini melantik empat pejabat eselon II di kantornya. Amran meminta pakta integritas yang ditandatangani pejabat eselon II dibaca dan disimpan baik-baik. Dia merasa hal ini penting agar integritas Kementerian Pertanian tetap terjaga.

    "Kami meminta pakta integritas disimpan dan ditaruh di dompet," kata Amran Sulaiman saat melantik sejumlah pejabat eselon II Kementerian Pertanian di Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Senin, 17 April 2017.

    Baca: Dalam Rapat HKTI, Menteri Arman Curhat

    Amran menuturkan di dalam pakta integritas, ada kalimat para pejabat tak akan meminta dan menerima pemberian dalam bentuk apa pun. Dia meminta hal tersebut membuat para pejabat bersikap transparan, jujur dan objektif.

    Baca: `Jalur Tikus`,Menteri Amran Mau Rebut Pasar Pangan

    Menteri Pertanian juga meminta para pejabat berperan aktif mencegah korupsi, serta jangan sekali-kali menganggap pakta integritas sebagai angin lalu. "Nanti kalau kami kunjungan, saya tanya soal pakta integritas."

    Pelantikan pejabat eselon II dilakukan di Auditorium Kementerian Pertanian. Salah satunya adalah Andriko Noto Susanto yang menjadi Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan.

    Selain Andriko, ada juga Sotarduga Hutabarat sebagai Inspektur Investigasi. Lalu ada juga Raden Roro Sri Widayati sebagai Direktur Pakan dan Prihasto Setyanto sebagai Direkur Sayuran dan Tanaman Obat.

    DIKO OKTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.