Singapura Berminat Investasi di Danau Toba dan Mandalika  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi menikmati panorama Danau Toba dari Dusun Panoguan Solu, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, 22 Agustus 2016. Ikut mendampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan. Aditya Budiman/Tempo.

    Presiden Jokowi menikmati panorama Danau Toba dari Dusun Panoguan Solu, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, 22 Agustus 2016. Ikut mendampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan. Aditya Budiman/Tempo.

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua investor asal Singapura berminat berinvestasi di kawasan wisata Danau Toba dan Mandalika. Lokasi wisata itu termasuk destinasi wisata yang ingin dikembangkan pemerintah untuk menggaet 20 juta turis asing.

    "Kami siap memfasilitasi dan menindaklanjuti minat kedua investor tersebut agar dapat terealisasi," kata Pejabat Promosi Investasi (Indonesia Investment Promotion Centre/IIPC) di Singapura Ricky Kusmayadi dalam keterangan tertulis pada Jumat, 30 Desember 2016.

    Ricky menambahkan, Mandalika dan Danau Toba merupakan tujuan wisata utama yang dicanangkan pemerintah saat ini. Investor akan mendapat insentif pajak dan nonpajak dalam pengembangan wisata di Mandalika dan Danau Toba.

    Minat dua investor tersebut terungkap dalam pertemuan yang diselenggarakan di kantor perwakilan Badan Koordinasi Penanaman Modal di Singapura pada Kamis, 29 Desember 2016. Mereka berminat berinvestasi di sektor perhotelan dan taman wisata. Pertemuan itu dihadiri PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero), Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Badan Otorita Wisata Danau Toba, serta perwakilan dari KBRI Singapura.

    Baca: Indef: Benahi Pertanian untuk Kualitas Pertumbuhan Ekonomi

    Direktur Indonesia Tourism Development Corporation Edwin Darma Setiawan mengatakan Integrated Tourism Complex Mandalika seluas 1.175 hektare menawarkan kerja sama investasi dalam pembangunan fasilitas akomodasi, MICE & showbiz, lapangan golf, rumah sakit, residen, servis apartemen, prasarana infrastruktur dasar, serta fasilitas pariwisata lainnya.

    Presiden Direktur Badan Otorita Wisata Danau Toba Arie Prasetyo mengungkapkan keuntungan berwisata ke Danau Toba untuk turis asing. Menurut dia, jarak penerbangan langsung Singapura ke Silangit di Danau Toba hanya kurang dari satu setengah jam. Dalam waktu singkat tersebut, wisatawan akan langsung berada di Danau Toba dengan latar lanskap alam yang indah dan iklim temperatur yang sejuk. "Saya harap Danau Toba menarik bagi wisatawan transit dan asal Singapura," kata dia.

    Arie menambahkan, saat ini angka kunjungan wisatawan mancanegara ke Singapura sudah mencapai angka 15 juta. "Jika kita bisa ambil 10 persen saja ke Danau Toba, sudah cukup luar biasa," kata Arie.

    Baca: Kemenpar: Tiga Provinsi Ini Jadi Model Wisata Halal RI

    Singapura merupakan negara teratas di daftar peringkat negara yang paling banyak berinvestasi di Indonesia. Pada triwulan III tahun 2016 Singapura telah berinvestasi di Indonesia US$ 7,1 miliar.

    AMIRULLAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.