Panin Bank Gandeng BCA Terbitkan Kartu Flazz  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jajaran direksi Bank BCA dan Panin Bank usai menandatangani MoU cobranding kartu Flazz, di Hotel Kempinski , Jakarta, Rabu, 2 November 2016. Tempo/Ghoida Rahmah

    Jajaran direksi Bank BCA dan Panin Bank usai menandatangani MoU cobranding kartu Flazz, di Hotel Kempinski , Jakarta, Rabu, 2 November 2016. Tempo/Ghoida Rahmah

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Panin Tbk (Panin Bank) menandatangani nota kesepahaman dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terkait dengan co-branding Flazz atau penerbitan kartu prabayar multiguna, Rabu, 2 November 2016. Dalam kesempatan itu juga diresmikan kerja sama jaringan ATM dengan PT Rintis Sejahtera, yang menandakan bergabungnya Panin Bank dalam jaringan PRIMA.

    "Kolaborasi ini bertujuan untuk memberi kemudahan dan kenyamanan bagi seluruh nasabah BCA, Panin Bank, dan Rintis," ujar Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, di Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu, 2 November 2016.

    Nasabah Panin Bank, kata Jahja, nantinya dapat menikmati kartu Flazz Panin untuk melakukan transaksi pembayaran yang praktis, efisien, dan aman di lebih dari 80 ribu outlet merchant Flazz. Tak terkecuali untuk pembayaran tiket transportasi Transjakarta, kereta komuter, parkir, dan transaksi lainnya.

    Presiden Direktur Panin Bank Herwidayatmo menuturkan kerja sama ini juga menunjukkan komitmen untuk mendukung Program Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT) dengan menggunakan instrumen nontunai atau less cash society. "Kami berharap dapat terus memberikan kontribusi positif dan menjawab kebutuhan finansial nasabah dan seluruh masyarakat Indonesia," kata Herwidayatmo.

    Sama halnya dengan Flazz BCA, kartu Flazz Panin dapat diisi ulang dengan minimum pengisian ulang atau top up sebesar Rp 20 ribu dan maksimal Rp 1 juta di cabang Panin Bank.

    Berdasarkan data Bank Indonesia tentang penggunaan uang elektronik tahun lalu, terdapat 536 juta transaksi dengan nilai mencapai Rp 5,3 triliun. Sedangkan pada Januari hingga Agustus tahun ini, transaksi menggunakan uang elektronik mencapai 418 juta dengan nilai transaksi mencapai Rp 4,3 triliun.

    GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.