Sentimen Positif Guyur Surat Utang Jangka Pendek

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Samuel Sekuritas Indonesia memprediksi sentiment positif akan mengguyuri pasar surat utang Negara (SUN) dalam jangka pendek.

    Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan imbal hasil negara berkembang masih naik kecuali SUN yang turun pada perdagangan, Selasa, 20 September 2016, terbantu euforia pencapaian uang tebusan tax amnesty.

    Imbal hasil Negara maju, di sisi lain, mulai turun hingga dini hari tadi. Adapun, fokus siang ini tertuju pada hasil pertemuan BoJ yang berpeluang menambah stimulus. Namun, di sisi lain ada kemungkinan risiko investor yang kecewa dengan besaran pertambahan stimulus.

    Setelah itu, fokus akan langsung beralih ke FOMC meeting yang baru akan diketahui hasilnya pada Kamis dini hari. FFR target dipastikan tidak naik tetapi pidato Yellen masih bisa memengaruhi sentimen pasar terhadap FOMC meeting berikutnya di November 2016 dan Desember 2016.

    Kamis sore investor SUN akan langsung beralih ke RDG BI yang kami perkirakan memangkas BI RR rate 25bps. “Secara umum sentimen akan positif ke pasar SUN dalam jangka pendek. Berita rencana pelebaran defisit fiskal 2016 serta pengurangan subsidi energi 2017 yang akan mendorong inflasi bisa tertutupi sepanjang faktor global masih mendukung ketersediaan likuiditas global dan aliran dana asing ke pasar SUN.,” katanya dalam riset.

    Kepemilikan SUN Bank yang terus turun semenjak awal bulan juga menandakan likuiditas rupiah yang minim – saat ini imbal hasil SUN 10 tahun sudah turun jauh di bawah suku bunga deposito 12 bulan.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.