Tenaga Ahli Jepang Datang ke Indonesia, Ini yang Diajarkan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Kansai Economic Federation (Kankeiren) menepati janji untuk datang ke Indonesia guna melatih keterampilan Sumber Daya Manusia (SDM) pengecoran atau pencetakan Indonesia.

    "Mereka akan melatih SDM untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitasnya bekerja dibidang industri, misalnya dalam bilang mould and dies," kata Menteri Perindustrian Saleh Husin di Jakarta, Selasa, 8 Maret 2016.

    Saleh mengatakan, Kankeiren memberi dukungan kepada perusahaan Jepang yang akan berinvestasi di luar negeri termasuk Indonesia, dengan melatih tenaga kerjanya supaya semakin terampil. Menurut Saleh, banyaknya investor Jepang yang menanamkan modalnya di Indonesia membuat Kankeiren memutuskan untuk memberi pelatihan teknologi dan manajemen di Tanah Air.

    Saleh mengakui, produktivitas dan kemampuan SDM Indonesia dibidang industri perlu terus ditingkatkan, hingga akhirnya menjadi seorang tenaga ahli dan bersertifikasi. Sebelumnya, dalam blusukan ke Negeri Sakura Februari 2016, Saleh sempat menggelar pertemuan dengan Kankeiren dan mengundang mereka datang ke Indonesia.

    Dalam pertemuan kala itu, Saleh mengatakan, pemerintah Indonesia mempersilakan perusahaan Jepang khususnya anggota Kankeiren untuk meningkatkan investasinya. "Kami berterimakasih atas kontribusi Kankeiren dalam meningkatkan kapasitas SDM tenaga kerja Indonesia, investasi dan pengembangan industri bernilai tambah," kata Saleh.

    Pelatihan ini bukan yang pertama dilakukan Kankeiren, karena sejak 1980, organisasi tersebut berkontribusi dalam pengembangan SDM di Indonesia.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.