Garuda Indonesia Dekati Kawasan Danau Toba

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat terbang komersil Airbus A330-300 (kiri) dan pesawat terbang komersil Boeing 777-300ER di hanggar Garuda Maintenance Facility, Cengkareng, Tangerang, 1 Februari 2016. PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) mendatangkan Airbus A330-300 dengan Super Diamond Seat Business Class pertama dan Boeing 777-300ER yang kesepuluh. TEMPO/Tony Hartawan

    Pesawat terbang komersil Airbus A330-300 (kiri) dan pesawat terbang komersil Boeing 777-300ER di hanggar Garuda Maintenance Facility, Cengkareng, Tangerang, 1 Februari 2016. PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) mendatangkan Airbus A330-300 dengan Super Diamond Seat Business Class pertama dan Boeing 777-300ER yang kesepuluh. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai nasional Garuda Indonesia memastikan akan membuka rute penerbangan baru dari Jakarta ke Bandara Silangit, Sumatera Utara untuk menghidupkan kembali pariwisata di kawasan Danau Toba.

    Rute tersebut ditargetkan mulai aktif pada 23 Maret 2016 mendatang. Pesawat jenis CSJR 100 Bombardir akan membawa penumpang dari dan ke dua daerah dengan frekuensi tiga kali seminggu.

    Dalam acara penandatangan kesepakatan dengan PT Garuda Indonesia akhir pekan lalu, Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan mengatakan upaya tersebut merupakan percepatan pengembangan Danau Toba sebagai Monaco Asia.

    “Ini sebuah kabar yang mengembirakan. Impian kita terwujud, kita promosikan dan dukung secara bersama-sama,” katanya dalam keterangan tertulis dari Kementerian Pariwisata, Minggu (6 Maret 2016).

    Penandatanganan kesepakatan juga dihadiri pimpinan daerah yang terkait dengan kawasan Danau Toba, yakni Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor, Bupati Tobasa Darwin Siagian dan Bupati Samosir Rapiddin Simbolon dan perwakilan dari PT Garuda Indonesia, Syamsuddin.

    Semua perangkat bandara dan PT Garuda Indonesia akan berbenah memanjangkan dan melebarkan landasan Bandara Silangit untuk menyambut debut penerbangan CSJR 100 tersebut.

    ”Kami akan maksimalkan waktu 2 minggu ini dengan sangat efektif untuk pembenahan. Karena ini adalah awal dari bangkitnya perekonomian dan pariwisata wilayah sekitar danau Toba,” kata Nikson.

    Sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo, Bandara Silangit akan dikembangkan menjadi bandara internasional. Landasannya akan diperpanjang menjadi 2.650 meter dan lebarnya 40 meter agar dapat menyambut pesawat besar jenis Boeing 737.

    Dengan adanya akses langsung dari Jakarta ke Toba melalui Silangit, waktu tempuh ke destinasi wisata menjadi semakin cepat. “Pengembangan bandara berlangsung paralel dengan pembangunan jalan tol Kualanamu-Tebing Tinggi yang akan selesai dibangun 2018,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya.

    Danau Toba adalah salah satu dari 10 destinasi wisata prioritas. Sembilan destinasi lainnya adalah Borobudur, Mandalika, Labuhan Bajo, Bromo-Tengger-Semeru, Kepulauan Seribu, Wakatobi, Tanjung Lesung, Morotai, dan Tanjung Kelayang.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.