Proyek Menggiurkan, Jalan Tol Cigatas 10 Tahun Balik Modal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyelesaikan pembangunan tol Antasari-Depok-Bogor di kawasan TB Simatupang, Jakarta, 4 Februari 2016. Pembangunan tol tahap pertama yaitu Antasari - Depok (Sawangan) hingga kini baru berjalan 25 persen. TEMPO/Tony Hartawan

    Pekerja menyelesaikan pembangunan tol Antasari-Depok-Bogor di kawasan TB Simatupang, Jakarta, 4 Februari 2016. Pembangunan tol tahap pertama yaitu Antasari - Depok (Sawangan) hingga kini baru berjalan 25 persen. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.COBandung - Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan proyek Jalan Tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya banyak diminati investor. Pasalnya, keuntungan menggarap jalan tol ini cukup menggiurkan karena dalam sepuluh tahun diperkirakan bisa balik modal. "Dalam waktu sepuluh tahun diperkirakan sudah kembali investasinya," kata Iwa di Bandung, Senin, 22 Februari 2016.

    Semula, nama jalan tol ini adalah Cileunyi-Tasikmalaya atau Citas. Namun pemerintah mengganti namanya menjadi Jalan Tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya karena melewati Kota Garut. Penambahan Garut itu atas permintaan bupati dan warga Garut. 

    Rencana jalan tol sepanjang 70 kilometer dari Cileunyi, Bandung, menuju Tasikmalaya itu dirancang melintasi Garut. “Masukan dari bupati, wakil bupati, dan masyarakat Garut jadi namanya Cigatas,” ujarnya.

    Menurut Iwa, pemerintah provinsi tahun ini akan menuntaskan dokumen feasibility study (FS) yang diminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. “Persyaratan itu menjadi dasar Kementerian PU untuk memasukkannya pada jaringan jalan tol nasional sehingga bisa dilaksanakan lelang investasi,” tuturnya.

    Pemerintah provinsi juga menyiapkan rencana untuk meneruskan jalan tol itu menuju Pangandaran. “Berikutnya Tasikmalaya-Banjar, lalu Banjar-Pangandaran,” ucapnya. Namun prioritas pertamanya pada Cigatas.

    Kepala Dinas Bina Marga Jawa Barat Guntoro mengatakan penyusunan dokumen FS Jalan Tol Cigatas dianggarkan tahun ini. “Kira-kira Juni ini selesai,” kata Guntoro sembari menambahkan, Jalan Tol Cigatas merupakan inisiatif pemerintah provinsi untuk menyiapkan jalan tol di jalur selatan Jawa Barat. Belakangan, pemerintah pusat berminat dan sudah meminta semua data perencanaan jalan tol itu.

    Menurut Guntoro, perubahan nama dari Citas menjadi Cigatas tidak mengubah trase dan exit toll yang sudah disepakati bersama sejumlah pemerintah kabupaten/kota yang dilintasi jalan tol itu. “Exit toll-nya nanti ada di Garut dan Tasikmalaya, setiap kabupaten/kota akan memanfaatkan bangkitan ekonomi di sekitar exit toll,” ujarnya.

    Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah merampungkan dokumen pra-feasibility study jalan tol itu saat namanya masih Citas. Semuanya ada tiga trase jalan tol sepanjang jalur selatan Jawa Barat, yakni Cileunyi-Malangbong-Ciawi-Banjar-Pangandaran-Ciamis sepanjang 126 kilometer. Taksiran biaya membangun jalan tol dari ruas Cileunyi hingga Tasikmalaya menembus Rp 7 triliun.

    AHMAD FIKRI 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.