Kawasan Industri Ini Bikin Hotel Khusus Ekspatriat Jepang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • virtuemarttemplates.org

    virtuemarttemplates.org

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk memperkirakan Hotel Enso yang tengah dibangun perseroan itu, akan mulai beroperasi pada kuartal III 2016. Head of Investor Relation Bekasi Fajar, Asa Siahaan, mengatakan operasional hotel tersebut akan menjadi kontributor pendapatan perseroan dalam jangka panjang.

    "Tapi tahap awal okupansinya masih rendah, tidak full year kan operasionalnya," ujar Asa, Selasa  12 Januari 2016. Dia mengatakan, untuk tahap awal tingkat keterisian kamar atau okupansi Hotel Enso diperkirakan akan berada di bawah 60 persen. Namun, dia optimistis okupansi bisa melonjak karena pasokan kamar hotel di  Cikarang terbilang terbatas.

    Asa menggambarkan, di Cikarang okupansi apartemen sewa sudah terisi penuh sehingga pasokan hotel baru dinilai akan diserap oleh kalangan pekerja yang berdomisili di kawasan industri Cikarang.

    Adapun, Hotel Enso dirancang khusus untuk ekspatriat Jepang dengan klasifikasi hotel bisnis. Hotel ini dibangun di atas lahan seluas 3.600 m2 dan berkapitas 193 kamar. Asa menyebut, perseroan masih akan menggodok tarif kamar per malam. Namun, sebelumnya perusahaan berkode emiten BEST itu berencana mematok tarif kamar per malam sebesar Rp700.000.

    Asa mengimbuhkan, per tahun perseroan bisa mendulang pendapatan berkisar US$3 juta -- US$4 juta. Alhasil, dalam tiga tahun ke depan, porsi pendapatan dari pendapatan berulang atau recurring income juga bisa meningkat hingga 25 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.