2016, BNI Incar Posisi Terdepan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang nasabah sebuah bank sedang melakukan transaksi di ATM Center, Jakarta, Senin (1/2). Bank Indonesia (BI) optimistis pertumbuhan kredit perbankan nasional pada 2010 bisa tumbuh di atas 20%. TEMPO/Subekti

    Seorang nasabah sebuah bank sedang melakukan transaksi di ATM Center, Jakarta, Senin (1/2). Bank Indonesia (BI) optimistis pertumbuhan kredit perbankan nasional pada 2010 bisa tumbuh di atas 20%. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. membidik posisi terdepan dalam bisnis internasional banking.

    Direktur Keuangan BNI Rico Rizal Budidarmo mengatakan hakikat utama perseroan yakni menyasar segmen bisnis internasional. Pasalnya, sejak awal emiten bersandi saham BBNI ini telah memiliki jaringan kantor di luar negeri sebelum bank lain ekspansif ke segmen tersebut.

    Dia merinci hingga kini BBNI telah memiliki jaringan kantor di New York, London, Hong Kong, Singapura, dan Tokyo. Tahun ini, perseroan pun telah membuka kantor cabang di Seoul dan representatif office di Myanmar.

    "Jadi harusnya ke depan kami unggul dalam internasional bisnis karena kami ahli dan hakikat kami di situ. Apalagi, teknologi informasi yang kami gunakan merupakan teknologi terkemuka," ujar Rico di Jakarta, Kamis (31 Desember 2015).

    Adapun, selain jaringan kantor tersebut, Rico mengutarakan pihaknya juga memiliki 14 kantor remitansi dan 1.653 bank koresponden.

    Luasnya jalinan kemitraan dengan bank koresponden, lanjut dia, untuk mempermudah transaksi bisnis antar nasabah lintas negara.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!