Tip Jitu Wawancara Kerja bagi Fresh Graduate

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • lifehack.com

    lifehack.com

    TEMPO.COJakarta - Bingung karena tidak mengetahui jawaban saat menjalani wawancara kerja adalah hal wajar. Apalagi jika Anda adalah sarjana muda yang baru lulus (fresh graduate) dan baru pertama kali mengikuti wawancara kerja. Berikut ini tipnya agar sukses dalam wawancara kerja seperti yang dilansir dari laman Levo.

    1. Tenang
    Hal pertama dan terpenting yang harus dilakukan adalah tenang. Jika Anda panik karena tidak tahu jawaban atas pertanyaan yang diajukan pewawancara, tubuh Anda juga akan bereaksi seperti berkeringat dan jantung berdebar kencang. Jadi cobalah ambil napas dan katakan pada diri sendiri bahwa semua akan baik-baik saja sambil memikirkan jawabannya.

    2. Jangan katakan, “Saya tidak tahu”
    Pikirkan baik-baik sebelum memberi jawaban, "Saya tidak tahu," kepada pewawancara. Sebaliknya, jangan membuat-buat jawaban karena pewawancara akan mengetahui jika Anda berbohong.

    3. Ajukan pertanyaan
    Jika Anda tidak mengerti pertanyaan yang diberikan pewawancara, Anda bisa meminta mereka memperjelasnya. Dalami pertanyaan tersebut untuk membantu Anda memberikan jawaban paling tepat.

    4. Ceritakan kepada staf HRD yang Anda ketahui
    Ceritakan pengetahuan Anda tentang pertanyaan yang diajukan pewawancara. Dengan begitu, sesi wawancara akan berjalan lancar.

    5. Katakan kepada pewawancara bagaimana cara Anda menemukan jawaban
    Pewawancara ingin melihat inisiatif dan cara Anda menemukan solusi dalam menghadapi suatu masalah. Ketika Anda berusaha untuk menemukan jawaban, Anda bisa mengaku kepada pewawancara bahwa Anda belum mendapatkan jawaban pada bagian-bagian tertentu. Kejujuran akan membuat Anda lebih disukai.

    6. Tahu waktu yang tepat
    Bila Anda memang benar-benar tidak tahu jawaban dari pertanyaan yang diajukan, Anda boleh mengaku. Namun sampaikan pengakuan Anda dengan elegan. Misalnya dengan berkata, "Itu pertanyaan yang bagus. Tapi saya minta maaf karena belum memiliki jawaban yang tepat untuk pertanyaan tersebut. Saya pastikan akan mencari tahu tentang jawaban tersebut setelah wawancara ini."

    7. E-mail lanjutan
    Setelah wawancara, Anda bisa mengirim e-mail lanjutan kepada pewawancara. Bisa jadi ini adalah kesempatan Anda menjelaskan jawaban atas pertanyaan yang membuat bingung. Satu saran kecil, ketimbang menjelaskan bahwa Anda tidak tahu jawaban atas satu pertanyaan, coba katakan, "Setelah menghabiskan lebih banyak waktu berpikir, saya bisa memberikan beberapa jawaban untuk pertanyaan tersebut."

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.