Sampah Sukawinatan Bakal Hasilkan Listrik 500 Mega Watt

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua pekerja listrik PLTA Three Gorges melakukan perawatan rutin kabel pada ketinggian 200 meter di atas permukaan tanah. Seorang pekerja mengatakan bahwa kelihatannya saja menakutkan, tapi siapa pun tidak akan memikirkannya bila sudah ada di atas kabel. dailyamail. co.uk

    Dua pekerja listrik PLTA Three Gorges melakukan perawatan rutin kabel pada ketinggian 200 meter di atas permukaan tanah. Seorang pekerja mengatakan bahwa kelihatannya saja menakutkan, tapi siapa pun tidak akan memikirkannya bila sudah ada di atas kabel. dailyamail. co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Sukawinatan Palembang, yang direncanakan beroperasi pada Desember 2015 diproyeksikan pengelola bakal memproduksi listrik sebesar 500 Mega Watt.

    Sekretaris Dinas Kebersihan Kota Palembang Mahbuk di Palembang, Rabu (24 Juni 2015), mengatakan produksi listrik ini akan setara dengan penerangan bagi 200 Kepala Keluarga (KK).

    "Jadi kemungkinan besar warga yang tinggal di sekitar kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan yang akan menikmati hasilnya," kata Mahbuk.

    Untuk itu, Pemkot Palembang akan menjajaki kerja sama dengan PLN untuk mengelola dan mendistribusikan energi listrik yang dihasilkan ke pelanggan.

    Penjajakan ini terkait dengan tarif listrik per KWh yang akan dikenakan ke masyarakat berpenghasilan rendah di sekitar TPA tersebut.

    Kemudian, nilai beli energi listrik yang disepakati PLN dan pemkot.

    "Harapannya tarif listrik yang bakal dijual ke warga lebih murah dari tarif listrik saat ini," kata dia.

    Pembangkit listrik tenaga sampah ini merupakan proyek percontohan pengelolaan sampah yang diberikan oleh Kementrian ESDM.

    Saat ini PLTSA Sukawinatan sudah menyelesaikan tahapan konstruksi dan penyetelan peralatan dengan target beroperasi pada Desember 2015.

    Ia menambahkan, untuk tahap awal, pemkot akan menalangi dana untuk biaya operasi.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.