Kinerja Reksadana Semester 1 Diprediksi Negatif

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekan Reksa Dana Nasional, di Mal Central Park, Jakarta, Kamis (18/10). TEMPO/Aditia Noviansyah

    Pekan Reksa Dana Nasional, di Mal Central Park, Jakarta, Kamis (18/10). TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Infovesta Utama meyakini kinerja reksadana dalam sepanjang tahun 2015 akan mampu menghasilkan return 6%-7%.

    Senior Analis Infovesta Utama Edbert Suryajaya mengatakan memang sampai perdagangan lima bulan pertama tahun 2015 (Januari—Mei), kinerja reksadana masih negatif.

    Kinerja di zona merah tersebut, ujarnya, sejalan dengan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) selama 5 bulan pertama perdagangan yang minus 0,2%.

    “Target kinerja reksadana 2015 pada 6%-7%. Meski sampai akhir semester pertama tahun ini, potensi kenaikan tidak ada,” kata Edbert saat dihubungi hari ini, Kamis (4/6/2015).

    Hal itu bersarkan hasil hitungan Infovesta mulai Januari hingga Mei 2015.

    Dia mengemukakan IHSG pada Januari hingga Maret tercatat mengalami kenaikan. Kemudian turun pada April dan Mei 2015. Untuk Mei hingga saat ini, semula rebound kemudian kembali melemah.

    “Saat ini belum ada sentimen yang bisa (mendorong) pasar saham” kata Edbert.

    Namun, ujarnya, target positif 6%-7% untuk kinerja reksadana masih optimistis tercapai. Mengingat adanya sejumlah harapan pendukung di semester dua, yaitu:


    • Harapan adanya publikasi data ekonomi yang lebih baik

    • Antisipasi dari efek Ramadhan


      

    Kinerja indeks

     




















    Indeks


    Kinerja YtD

    (30 Des 2014-29 Mei 2015)


    Kinerja MoM

    (30 April 2015-29 Mei 2015)


    IHSG


    -0,2%


    +2,55%


    Reksadana saham


    -2,56%


    +2,87%


     

    Sumber: Infovesta, 2015

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.