Posisi 2 Pesawat Ini Dekat dengan AirAsia QZ8501  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana konferensi pers terkait hilangnya pesawat AirAsia QZ8501 di kantor Otoritas Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, 28 Desember 2014. Pesawat Airbus A320 tujuan Surabaya-Singapura mengalami hilang kontak. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Suasana konferensi pers terkait hilangnya pesawat AirAsia QZ8501 di kantor Otoritas Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, 28 Desember 2014. Pesawat Airbus A320 tujuan Surabaya-Singapura mengalami hilang kontak. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Setidaknya terdapat dua pesawat dalam posisi terdekat dengan pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang kontak pada Ahad pagi, 28 Desember 2014.

    Berdasarkan pantauan Flightradar24, satu dari dua pesawat itu adalah pesawat AirAsia QZ502 jurusan Denpasar-Singapura yang berangkat dari Denpasar pukul 06.18 Wita. Pesawat lainnya adalah Air Bus A320-233 maskapai Silk Air tujuan Singapura-Denpasar. Silk Air dengan nomor penerbangan MI176 itu berangkat dari Bandara Changi pukul 06.50 waktu Singapura.

    Situs Flightradar24 mencatat, pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang kontak berbelok ke arah Pulau Belitung dengan kecepatan 471 knot dengan ketinggian 31.950 kaki. Sedangkan AirAsia QZ502 berada di ketinggian 37.975 kaki.

    Posisi AirAsia QZ502 selalu berada di belakang QZ8501 yang hilang kontak. Saat AirAsia QZ8501 hilang kontak di ketinggian 32.000 kaki, QZ502 berada di ketinggian 38.000 kaki.

    Pesawat Air Bus A320-233 Silk Air juga berdekatan dengan AirAsia QZ8501. Bedanya, pesawat Silk Air dari arah berlawanan, dengan tujuan Singapura-Denpasar. Jalur perjalanan Silk Air dengan Air Asia QZ8501 saling berdekatan melintasi Pulau Bintan.

    Ketika AirAsia QZ8501 hilang kontak di ketinggian 32.000 kaki, Silk Air berada di depannya pada ketinggian 31.000 kaki.

    EVAN | PDAT (Sumber Diolah Tempo, Flightradar24)

    Berita lain:
    Pesawat AirAsia Hilang Kontak 
    Diprotes, Faisal Basri: Kita Bukan di Surga
    Faisal Basri Sebut Harga Premium di 'Ruang Gelap'


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.