Penjualan Agung Podomoro Land Naik 25,3 Persen

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembangunan gedung bertingkat di kawasan APG Agung Podomoro Group. TEMPO/Tri handiyatno

    Pembangunan gedung bertingkat di kawasan APG Agung Podomoro Group. TEMPO/Tri handiyatno

    TEMPO.CO, Jakarta- Emiten pengembangan properti, PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) membukukan penjualan pemasaran sampai dengan Mei 2013 naik sebesar 25,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menjadi Rp 2,5 triliun. Kenaikan penjualan tersebut ditopang oleh The Podomoro City sebesar 54,2 persen.

    Angka penjualan terbesar itu  disumbang oleh Vimala Hills sebesar 15,7 persen, Metro Park Residence sebesar 8,6 persen, Soho@Pancoran sebesar 7,4 persen, Gran Taruma sebesar 6,5 persen serta lain-lain sebesar 7,6 persen,

    Agung Podmoro Land melakukan paparan publik tahap pertama untuk memaparkan Penawaran Obligasi terdaftar I dengan nilai maksimum sebesar Rp 1,2 triliun. Obligasi tersebut telah diberi peringkat idA (single A) oleh Pefindo dan jatuh tempo 5 tahun dengan tingkat bunga tetap.

    Hasil dari obligasi, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan perseroan untuk membiayai ekspansi perseroan sebesar 58 persen dan membayar kembali pinjaman ke bank sebesar 42 persen.”Ekspansi perseroan dalam rangka meningkatkan pertumbuhan usaha,” seperti dikutip dari rilis, Kamis, 13 Juni 2013.

    Sebelumnya, pemegang saham Agung Podomoro Land telah menyetujui usulan perseroan yang disampaikan pada rapat umum pemegang saham (RUPS). RUPS Luar Biasa di Pullman Jakarta Central Park Hote salah satunya menyetujui pembayaran dividen sebear Rp 6 per lembar saham dari laba perseroan tahun 2012.

    RIZKI PUSPITA SARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Beda Kerusuhan Mei 2019 dengan Kengerian di Ibu Kota 1998

    Kerusuhan di Jakarta pada bulan Mei terjadi lagi, namun kejadian di 2019 berbeda dengan 1998. Simak kengerian di ibu kota pada akhir Orde Baru itu.