Jasindo Siap Bayar Klaim Asuransi Satelit Telkom  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Satelit TELKOM-3. REUTERS/Ilya Naymushin

    Satelit TELKOM-3. REUTERS/Ilya Naymushin

    TEMPO.CO, Jakarta - Asuransi Jasindo menyatakan siap mengganti klaim asuransi dari satelit milik PT Telkom. Menurut Direktur Utama PT Asurandi Jasindo, Budi Tjahjono, pihaknya siap memberikan ganti rugi jika memang satelit Telkom-3 hilang. "Kami siap mengganti satelit milik PT Telkom tersebut," katanya saat dihubungi Tempo, Rabu, 8 Agustus 2012.

    Satelit Telkom-3 milik PT Telkom dikabarkan menghilang. Hilangnya satelit yang akan dipakai untuk meningkatkan kecepatan Internet itu hilang bersamaan dengan satelit milik Rusia. Satelit seharga US$ 150 juta itu merupakan satu dari sekian satelit yang gagal diorbitkan oleh Rusia.

    Menurut Budi, Telkom saat ini tengah menunggu kepastian dari Rusia ihwal hilangnya satelit tersebut. "Kami masih tunggu kabarnya, apakah hilang, rusak, atau bagaimana?" katanya.

    Menurut Budi, penyataan dari Rusia tersebut sangat penting untuk dijadikan klaim asuransi tersebut. "Memang begitu prosedurnya, jadi harus tunggu pernyataan dari Rusia," ujarnya. Setelah pernyataan dari Rusia muncul, Jasindo disebutnya siap mengeluarkan uang ganti rugi tersebut.

    Adapun untuk nilai asuransinya, Budi menyatakan PT Telkom mendaftarkan satelit Telkom-3 itu dengan nilai US$ 185,3 juta. Nilai itu disebutnya mencakup biaya penggantian satelit dan biaya persiapan serta peluncurannya."Jadi US$ 185,3 juta itu sudah semuanya," kata Budi.

    Budi berharap pernyataan dari Rusia soal satelit Telkom-3 segera muncul untuk mempermudah mengurus klaim ganti rugi. "Mudah-mudahan bisa cepat," Budi berujar.

    DIMAS SIREGAR



    Berita Terkait:
    Roket Rusia Gagal Bekerja, Satelit Telkom-3 Hilang
    Telkom Akan Luncurkan Satelit Telkom 3
    Telkom Tunggu Konfirmasi Hilangnya Satelit
    Satelit Telkom-2 Mulai Beroperasi
    Satelit Telkom-2 Diluncurkan 10 November
    Dahlan: Satelit Gagal Luncur, Itu Sudah Resiko
    Dua Penyebab Hilangnya Satelit Telkom 3


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.