Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Impor Diperketat, Industri Ikan Pindang Kesulitan  

image-gnews
Seorang nelayan meniriskan ikan pindang sebelum dijual ke pasar di , Ampenan, NTB (18/12). Harga ikan pindang anjlok dari Rp. 80 ribu/keranjang menjadi Rp. 50 ribu/keranjang. Foto: ANTARA/Ahmad Subaidi
Seorang nelayan meniriskan ikan pindang sebelum dijual ke pasar di , Ampenan, NTB (18/12). Harga ikan pindang anjlok dari Rp. 80 ribu/keranjang menjadi Rp. 50 ribu/keranjang. Foto: ANTARA/Ahmad Subaidi
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pengusaha pemindangan mendesak pemerintah untuk melakukan impor ikan. “Untuk menyelamatkan ribuan tenaga kerja yang menggeluti usaha ikan pindang ini,” kata Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Pindang Ikan Indonesia, E. F. Hamidy, Senin, 30 Januari 2012.

Berdasarkan penuturan Hamidy, sebanyak 10 hingga 15 persen pemindang di seluruh Indonesia terpaksa berhenti berproduksi karena kekurangan pasokan bahan baku ikan pindang. Sekalipun ada, harga bahan baku tersebut telah naik. Akibatnya, pengusaha kecil dan menengah tidak mampu membeli ikan sebagai bahan baku.

Saat ini saja harga bahan baku ikan sudah mencapai Rp 11.000 per kilogram atau naik dari harga bulan lalu sebesar Rp 7.000. Ia juga menuturkan, di beberapa sentra pemindangan seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Bali, harga bahan baku ikan pindang melonjak drastis hingga 40 persen.

Menurut Asosiasi, total kebutuhan bahan baku ikan untuk pindang nasional mencapai 157.838 ton per bulan. Sedangkan nelayan indonesia hanya mampu memasok kebutuhan tersebut sebesar 76,434 ton per bulan atau 48,43 persen. Artinya, masih ada kesenjangan pasokan sebesar 81,405 ton per bulan (51,57 persen) untuk bahan baku.

Terlebih pada musim paceklik ikan seperti saat ini. Hamidy mengatakan harga ikan terus melambung karena tidak ada nelayan yang melaut karena takut dengan ketinggian ombak yang mencapai 5 meter. Maka, stok ikan yang ada biasanya adalah ikan musim lalu yang disimpan pengusaha ikan yang memiliki cold storage (gudang pendingin). Itu pun harganya sudah naik tajam.

“Karenanya, kami mendorong pemerintah untuk melakukan impor ikan,” ujar dia. Jika tidak, maka harga ikan di pasaran akan tidak terkendali. Pemerintah, kata dia, tidak harus mengimpor semua jenis ikan.

Hanya ikan salem yang memang tidak ada di Indonesia karena termasuk jenis ikan di laut subtropis. Dengan demikian, impor ikan tersebut tidak menyalahi peraturan pemerintah yang ada.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Saat ini, berdasarkan data Asosiasi, kebutuhan ikan salem mencapai 20 persen dari total keseluruhan kebutuhan bahan baku ikan pindang. Selain ikan salem, ikan yang dapat digunakan sebagai bahan baku ikan pindang adalah ikan tongkol, layang, kembung, dan bandeng.

Namun, stok ikan salem semakin menipis sejak pemerintah memberlakukan pengetatan impor ikan. Akibatnya, stok bahan baku para pemindang jadi terganggu.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Muhamad Ramli, pengusaha ikan pindang asal Muara Angke, Jakarta Utara. Ia mengatakan saat ini dirinya hanya mampu membuat ikan pindang sebanyak 5 kuintal per hari saja. Padahal, saat pasokan ikan dalam kondisi normal, ia mampu mengolah ikan menjadi pindang sebanyak satu hingga tiga ton per hari.

“Sekarang kami kesusahan untuk berproduksi seperti dulu,” ucap Ramli. Ia mengatakan banyak tetangganya yang juga pengusaha ikan pindang skala kecil terpaksa memulangkan pekerjanya ke kampung halaman mereka masing-masing karena tidak mampu menyewa tenaga kerja.

RAFIKA

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Dukung Langkah Mendag Buka Pelabuhan Baru Barang Impor, Teten Masduki: Penyelundupan Itu Rumit

8 jam lalu

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki usai menerima audiensi dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) di Gedung Smesco, Jakarta Selatan, Rabu, 24 Juli 2024. TEMPO/Bagus Pribadi
Dukung Langkah Mendag Buka Pelabuhan Baru Barang Impor, Teten Masduki: Penyelundupan Itu Rumit

Zulhas menyampaikan saat ini sebagian besar barang impor masuk melalui pelabuhan-pelabuhan di Pulau Jawa.


Memasuki Kuartal IV, GAPMMI Minta BI Pertahankan Suku Bunga 6,25 Persen

1 hari lalu

Ketua Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Adhi S Lukman, saat ditemui di Artotel Senayan, Jakarta, Senin, 22 Juli 2024. TEMPO/Nandito Putra
Memasuki Kuartal IV, GAPMMI Minta BI Pertahankan Suku Bunga 6,25 Persen

GAPMMI meminta BI tetap mempertahankan suku bunga di angka 6,25 persen


Pemerintah Bebaskan Pajak Sampai 20 Tahun hingga Kepemilikan Asing Diperbolehkan 100 Persen di Kawasan Ekonomi Khusus

1 hari lalu

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari. kemenparekraf.go.id
Pemerintah Bebaskan Pajak Sampai 20 Tahun hingga Kepemilikan Asing Diperbolehkan 100 Persen di Kawasan Ekonomi Khusus

Bantuan fiskal dengan meniadakan pajak hingga kemudahan perizinan diberikan bagi investor yang berinvestasi di daerah kawasan ekonomi khusus (KEK).


Kemenperin Sita 25.257 Speaker Aktif Impor dari Cina Senilai Rp 10,2 Miliar, Kenapa?

3 hari lalu

Kepala Badan Standardisasi Kebijakan Jasa Industri Kemenperin Andi Rizaldi dalam konferensi pers penyitaan sementara speaker aktif tak SNI di Jakarta, Jumat, 19 Juli 2024. ANTARA/Muzdaffar Fauzan
Kemenperin Sita 25.257 Speaker Aktif Impor dari Cina Senilai Rp 10,2 Miliar, Kenapa?

Kemenperin menyita 25.257 unit speaker aktif senilai Rp 10,2 miliar dari tiga perusahaan asal Cina.


Pemerintah akan Bebaskan Bea Masuk Impor Alat dan Mesin Pertanian untuk Dukung Mekanisasi

4 hari lalu

Normalisasi saluran dan pengolahan lahan dengan alat mesin pertanian mempercepat proses olah tanah dan penanaman padi di lahan rawa.
Pemerintah akan Bebaskan Bea Masuk Impor Alat dan Mesin Pertanian untuk Dukung Mekanisasi

Pemerintah akan bebaskan bea masuk impor alat dan mesin pertanian


Terkini: Satgas Impor Ilegal Mulai Bekerja Selasa Pekan Depan, BI-Bank of Korea Kerja Sama QRIS Segera Bisa Dipakai di Korsel

4 hari lalu

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menunjukkan produk keramik dan tableware ilegal saat Ekspose Barang Hasil Pengawasan di Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 20 Juni 2024. Kemendag akan memusnahkan sebanyak 4.565.598 biji produk keramik dan tableware senilai Rp79.897.965.000 asal Cina karena tidak memiliki Sertifikat Produk Penggunaan Tanda (SPPT) dan Nomor Pendaftaran Barang (NPB) SNI. ANTARA FOTO/Rizal Hanafi
Terkini: Satgas Impor Ilegal Mulai Bekerja Selasa Pekan Depan, BI-Bank of Korea Kerja Sama QRIS Segera Bisa Dipakai di Korsel

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan alias Zulhas menyebut satuan tugas (satgas) pengawasan impor ilegal akan mulai bekerja paling cepat Selasa, 23 Juli


Kemendag Buka Peluang Awasi Pusat Belanja lewat Satgas Barang Impor Ilegal

4 hari lalu

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan
Kemendag Buka Peluang Awasi Pusat Belanja lewat Satgas Barang Impor Ilegal

Kemendag buka peluang mengawasi pusat perbelanjaan melalui satuan tugas atau satgas pengawasan barang tertentu yang diberlakukan tata niaga impor.


Terkini: Kemenkeu Sebut RI Butuh Investasi Rp 6.445 Triliun untuk Bangun Infrastruktur 2020-2024, 7 Konsorsium Siap Bangun Perumahan ASN di IKN

5 hari lalu

Foto udara suasana pembangunan jalan tol Bayung Lencir - Tempino (Baleno) Seksi 3 di Sebapo, Muaro Jambi, Jambi, Selasa, 2 Juli 2024. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) menyebutkan progres pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) penghubung Jambi dengan Sumatera Selatan sepanjang 33 kilometer itu telah mencapai 85,4 persen dan ditargetkan selesai pada Agustus 2024 atau molor satu bulan dari target sebelumnya. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan
Terkini: Kemenkeu Sebut RI Butuh Investasi Rp 6.445 Triliun untuk Bangun Infrastruktur 2020-2024, 7 Konsorsium Siap Bangun Perumahan ASN di IKN

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebut, Indonesia butuh dana investasi senilai Rp 6.445 triliun untuk membangun infrastruktur sepanjang 2020-2024.


Zulhas Usulkan Pemindahan Jalur Masuk Barang Impor di Luar Jawa

5 hari lalu

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan meninjau produk keramik dan tableware ilegal saat Ekspose Barang Hasil Pengawasan di Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 20 Juni 2024. Kemendag akan memusnahkan sebanyak 4.565.598 biji produk keramik dan tablerware senilai Rp79.897.965.000 asal Cina karena tidak memiliki Sertifikat Produk Penggunaan Tanda (SPPT) dan Nomor Pendaftaran Barang (NPB) SNI. ANTARA FOTO/Rizal Hanafi
Zulhas Usulkan Pemindahan Jalur Masuk Barang Impor di Luar Jawa

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan alias Zulhas mengusulkan pemindahan jalur masuk barang impor di luar Pulau Jawa.


Zulhas Jelaskan Fungsi Satgas Barang Impor Ilegal, dari Pengawasan hingga Tindakan Hukum

5 hari lalu

Kunjungan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan ke Sentra Rendang Asese, Kota Padang, Minggu, 7 Juli 2024. Saat kunjungan tersebut Zulkifli Hasan juga melakukan dialog dengan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). TEMPO/Fachri Hamzah.
Zulhas Jelaskan Fungsi Satgas Barang Impor Ilegal, dari Pengawasan hingga Tindakan Hukum

Zulhas mengatakan jenis-jenis barang yang diawasi seperti produk tekstil, pakaian jadi dan aksesoris, keramik, elektronik, alas kaki, dan kosmetik.