Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Rekam Jejak Susi Pudjiastuti, dari Aktif Kritisi Kebijakan Jokowi, hingga Belakangan Ditemui Prabowo dan Anies

image-gnews
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Ketua Umum Pandu Laut Nusantara sekaligus mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjastuti melepasliarkan tukik di Pesisir Pantai Barat, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Senin, 17 Juli 2023. Susi dan Prabowo melakukan kegiatan bersih pantai dan pelepasan tukik. Instagram/susipudjiastuti
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Ketua Umum Pandu Laut Nusantara sekaligus mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjastuti melepasliarkan tukik di Pesisir Pantai Barat, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Senin, 17 Juli 2023. Susi dan Prabowo melakukan kegiatan bersih pantai dan pelepasan tukik. Instagram/susipudjiastuti
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Sosok Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014-2019 Susi Pudjiastuti belakangan jadi sorotan karena terlihat kompak dengan bakal calon presiden Prabowo Subianto. Pada 17 Juli 2023, keduanya terlibat dalam acara kegiatan bersih-bersih pantai dan pelepasan tukik di Pantai Pangandaran. Kendati demikian, Prabowo dan Susi sama-sama menepis adanya agenda politik dalam pertemuan tersebut.

Terbaru, Susi Pudjiatuti juga bertemu dengan bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan. Pertemuan itu berlangsung saat Anies kunjungan ke Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat pada Senin sore, 24 Juli 2023.

Setelah tak lagi menjabat di pemerintahan, Susi Pudjiastuti memang memilih untuk fokus pada bisnisnya. Tak hanya itu, Susi Pudjiastuti juga aktif di media sosial untuk mengkritisi kebijakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Lantas, seperti apa rekam jejak Susi Pudjiastuti?


Rekam Jejak Susi Pudjiastuti

Susi Pudjiastuti adalah seorang mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (Menteri KKP) dalam Kabinet Kerja 2014-2019 yang lahir di Pangandaran pada 15 Januari 1965. Sebelum menjabat sebagai Menteri KKP, perempuan bergaya nyentrik ini lebih dulu dikenal sebagai pengusaha. 

Susi Pudjiastuti merintis bisnisnya pertama kali pada 1983. Saat itu, Susi menjadi pengepul ikan. Ia memilih untuk menekuni bisnis di bidang perikanan lantaran wilayah tempat tinggalnya yakni Pangandaran memiliki hasil laut yang cukup melimpah.

Pada awalnya, Susi memulai usahanya dengan menjual ikan secara berkeliling di pantai Pangandaran menggunakan sepeda. Pendapatan dari penjualan ikan tersebut digunakan untuk mengembangkan bisnisnya agar dapat tumbuh lebih besar. Seiring berjalannya waktu, usaha keras yang dilakukan oleh Susi akhirnya membuahkan hasil yang memuaskan.

Pada tahun 1996, Susi mendirikan perusahaan pengolahan ikan bernama PT ASI Pudjiastuti Marine Product di Pangandaran. Perusahaan ini berperan sebagai fasilitas pengolahan dan eksportir. Produk-produk yang dihasilkan oleh PT ASI Pudjiastuti Marine Product meliputi ikan pelagis beku, lobster beku, udang beku, ikan demersal beku, dan lain-lain.

Dari sejumlah produk yang dihasilkan, lobster menjadi produk utama yang menjadi andalan. Susi kemudian memberi label "Susi Brand" pada produknya dan berhasil mengekspor lobster hingga ke Amerika Serikat. Meskipun bisnisnya terus berkembang, bukan berarti Susi Pudjiastuti tidak menghadapi beberapa kendala.

Pada waktu itu, ada satu permasalahan yang menjadi fokus utama perhatiannya, yaitu kebutuhan akan transportasi yang cepat. Susi memiliki keinginan untuk mengangkut produk perikanannya menggunakan pesawat. Akhirnya, Susi memutuskan untuk mengambil risiko dan mendirikan maskapai penerbangan miliknya sendiri yang diberi nama "Susi Air".

Sebelum mendirikan Susi Air, Susi mencoba mengajukan pinjaman di sebuah bank. Pada sekitar 2004-2005, akhirnya dia berhasil memperoleh kredit sebesar Rp 47 miliar. Dana tersebut digunakan olehnya untuk membangun landasan pacu di Pangandaran dan juga membeli 2 unit pesawat Cessna. Susi Air pun berhasil beroperasi pertama kali dimulai di Medan.

Selanjutnya: Selain itu, pesawat Susi Air yang dimiliki ...

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Hadir di Harlah PKB, Anies Baswedan Puji Kepemimpinan Cak Imin

8 jam lalu

Calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 1, Anies Baswedan (kedua kiri) bersama Muhaimin Iskandar (kedua kanan) tiba untuk menghadiri rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden terpilih Pemilu 2024 di depan Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Rabu 24 April 2024. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Hadir di Harlah PKB, Anies Baswedan Puji Kepemimpinan Cak Imin

Anies Baswedan memuji kepemimpinan Muhaimin Iskandar saat menghadiri Harlah PKB ke-26.


Projo Akan Dukung Calon Kepala Daerah yang Diusung KIM di Pilkada 2024

9 jam lalu

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Projo mendukung sejumlah kandidat yang akan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 di tingkat provinsi, kabupaten dan kota. Ini adalah keempat kalinya Projo mengumumkan dukungan ke sejumlah kandidat yang berkontestasi dalam Pilkada 2024. Tempo/Hendri
Projo Akan Dukung Calon Kepala Daerah yang Diusung KIM di Pilkada 2024

Projo bakal mendukung kepala daerah yang diusung KIM untuk mendukung keberlanjutan program pemerintahan Jokowi.


Whoosh Dituding Bikin Rugi, Erick Thohir Membela dan Jokowi ke Bandung Naik Kereta Cepat

10 jam lalu

Presiden RI Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi di dalam kereta Whoosh di Jakarta, Jumat (19/7/2024). ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden
Whoosh Dituding Bikin Rugi, Erick Thohir Membela dan Jokowi ke Bandung Naik Kereta Cepat

Setelah Proyek Whoosh dituding sebagai penyebab kerugian PT Wijaya Karya, Kementerian BUMN membela kereta cepat Jakarta-Bandung itu.


Genjot Pembangunan Bandara di IKN, 4 Pesawat Modifikasi Cuaca Dikerahkan

11 jam lalu

Menhub Budi Karya Sumadi (tengah) saat meninjau progres pembangunan Bandara IKN di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu 24 Jamlnuari 2024 .ANTARA/HO-BKIP Kemenhub
Genjot Pembangunan Bandara di IKN, 4 Pesawat Modifikasi Cuaca Dikerahkan

Sedikitnya ada empat pesawat telah dikerahkan untuk memodifikasi cuaca demi kelancaran pembangunan Bandara VVIP di IKN.


Upaya Penyelundupan Benih Lobster Rp 5,7 Miliar Tujuan Vietnam dan Singapura Digagalkan

11 jam lalu

Barang bukti benih bening lobster sitaan Polres Bandara Soekarno-Hatta, FOTO: Humas Polres Bandara Soekarno-Hatta
Upaya Penyelundupan Benih Lobster Rp 5,7 Miliar Tujuan Vietnam dan Singapura Digagalkan

Polresta Bandara Soetta menggagalkan upaya penyelundupan ratusan ribu ekor benih bening Lobster (BBL) ke Vietnam dan Singapura pada Jumat kemarin.


Airlangga Benarkan Rencana Kenaikan Gaji PNS Tahun Depan: Iya, Disesuaikan..

13 jam lalu

Ilustrasi pegawai negeri sipil (PNS). TEMPO/Subekti
Airlangga Benarkan Rencana Kenaikan Gaji PNS Tahun Depan: Iya, Disesuaikan..

Pemerintah membenarkan rencana kenaikan gaji pegawai negeri sipil atau PNS pada tahun 2025.


Alasan Jokowi Tak Jadi Pindah ke IKN dalam Waktu Dekat Mulai Belum Siap Listrik, Pasokan Air, hingga Hujan

15 jam lalu

Presiden Jokowi ketika melaksanakan peletakan batu pertama atau groundbreaking Astra Biz Center dan Nusantara Botanical Garden, IKN, Selasa, 4 Juni 2024. Dalam pidatonya, Jokowi mengatakan bahwa berinvestasi di masa depan berarti membeli masa depan. Foto: tangkapan layer YouTube Sekretariat Presiden.
Alasan Jokowi Tak Jadi Pindah ke IKN dalam Waktu Dekat Mulai Belum Siap Listrik, Pasokan Air, hingga Hujan

Jokowi mengungkapkan tak jadi pindah ke IKN dalam waktu dekat, sebelumnya ia rencanakan juli ini. Ini beberapa alasannya.


Jokowi Dituding Bangkitkan Neo Orde Baru di Diskusi Kasus Kudatuli PDIP

18 jam lalu

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto saat memberikan keterangan kepada awak media di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Sabtu 20 Juli 2024. ANTARA/Narda Margaretha Sinambela
Jokowi Dituding Bangkitkan Neo Orde Baru di Diskusi Kasus Kudatuli PDIP

Ketua DPP PDIP Bidang Kesehatan Ribka Tjiptaning menilai pemerintahan Jokowi telah membangkitkan kembali Orde Baru.


Dituding Anies Potong Kebijakan, Heru Budi: Silakan Berlaga di Pilkada, Jangan Kambinghitamkan Saya

18 jam lalu

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono usai menghadiri acara bangga berwisata Indonesia (BBWI) di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat pada Sabtu, 20 Juli 2024 malam. TEMPO/Desty Luthfiani
Dituding Anies Potong Kebijakan, Heru Budi: Silakan Berlaga di Pilkada, Jangan Kambinghitamkan Saya

Anies menilai ada beberapa kebijakan yang dia buat, dipotong Pj Gubernur Heru Budi.


Terpopuler Bisnis: Profil Fauzi Baadila Komisaris PT Pos Indonesia, Gangguan Sistem Layanan Penerbangan Maskapai AirAsia dan Citilink

21 jam lalu

Fauzi Baadila. Dok.TEMPO/Ramdani
Terpopuler Bisnis: Profil Fauzi Baadila Komisaris PT Pos Indonesia, Gangguan Sistem Layanan Penerbangan Maskapai AirAsia dan Citilink

Profil Fauzi Baadila yang menjabat sebagai Komisaris PT Pos Indonesia (Persero) atau PosIND.