Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Aset Jiwasraya Rp 3,488 Triliun Belum Laku Dilelang, DJKN Beberkan Penyebabnya

image-gnews
Nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) membawa poster bertuliskan permintaan tolong kepada Presiden Jokowi, saat menghadiri sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa, 30 November 2021. TEMPO/Tony Hartawan
Nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) membawa poster bertuliskan permintaan tolong kepada Presiden Jokowi, saat menghadiri sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa, 30 November 2021. TEMPO/Tony Hartawan
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, membeberkan alasan mengapa aset sitaan milik PT Asuransi Jiwasraya (Persero) belum laku dilelang. Aset tersebut berbentuk saham yang limitnya saat dilelang pada November 2022 senilai Rp 3,488 triliun.

Direktur Lelang DJKN Joko Prihanto mengatakan bahwa pada lelang pertama sudah ada lima orang yang hadir dan berminat. Namun, belakangan mereka mundur.

Baca juga : DJKN : Aset Jiwasraya dan Tommy Soeharto belum Laku Dilelang, Total Nilainya Rp 5,4 Triliun

“Mungkin karena nilainya cukup besar dan pembayarannya dituntut cepat, kalau lelang paling lambat 5 hari setelah ditunjuk sebagai pemenang lelang. Sementara ini uang triliunan,” ujar dia dalam konferensi pers virtual pada Jumat, 20 Januari 2023.

Menurut Joko, beberapa peserta lelang yang berminat terhadap aset tersebut sempat menanyakan apakah boleh jika waktu pembayarannya diperpanjang hingga sebulan. “Kami sampaikan tidak bisa, karena regulasinya 5 hari kerja setelah ditunjuk menjadi pemenang mesti sudah dilunasi. Jadi cuma masalah jangka waktu pembayaran saja,” ucap Joko.

Baca juga : Capaian Lelang DJKN 2022 Rp 35,23 Triliun, Ini Rinciannya

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Aset Jiwasraya itu termasuk yang nilainya terbesar untuk dilelang. Selain saham, ada juga dalam bentu kapal dan alat berat. Namun keduanya sudah laku dilelang. “Yang jumlahnya fantastis dan belum laku itu hanya berupa saham, ini mau kita lelang ulang bentuknya saham nanti kita informasikan kalau Kejaksaan Agung mengajukan permohonan lelang,” ucap dia.

Aset jumbo lainnya yang belum laku adalah aset sitaan milik Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto yang nilainya Rp 2 triliunan. “Termasuk aset Tommy yang empat tanah senilai Rp 2 triliun,” tutur Joko.

Pemerintah telah berulang kali melaksanakan lelang aset jaminan milik debitur atau penanggung hutang atas nama PT Timor Putera Nasional (TPN) milik Tommy Soeharto. Lelang dilaksanakan oleh DJKN melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang atau KPKNL Jakarta V. Sejak Juni tahun lalu, pemerintah berkali-kali menyatakan tidak ada peminat dalam pelaksanaan lelang PT TPN. 

Baca juga : PPA Kejagung Lelang Apartemen Terpidana Jiwasraya, Segini Nilainya

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pemerintah Kembali akan Lelang Surat Utang Negara 25 Juni, Targetkan Maksimal Rp 33 Triliun

18 jam lalu

Gedung Kementerian Keuangan atau Kemenkeu. Dok TEMPO
Pemerintah Kembali akan Lelang Surat Utang Negara 25 Juni, Targetkan Maksimal Rp 33 Triliun

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan, akan kembali melakukan lelang Surat Utang Negara atau SUN pada Selasa, 25 Juni 2024.


Astra Financial Kelola Aset di Kuartal I 2024 Senilai Rp192,6 Triliun

1 hari lalu

Astra Financial terpilih menjadi Official Financial Partner dalam gelaran Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2024. (Dok Seven)
Astra Financial Kelola Aset di Kuartal I 2024 Senilai Rp192,6 Triliun

Astra Financial disebut masih memimpin market pembiayaan.


Bank Jateng Resmi Menjadi Bank Kustodian, Apakah Itu?

3 hari lalu

iwapi-pusat.org
Bank Jateng Resmi Menjadi Bank Kustodian, Apakah Itu?

Kini, Bank Jateng resmi menjadi bank kustodian yang diklaim permudah investasi nasabah. Apa itu bank kustodian?


KPK Ungkap Modus Korupsi Tersangka Baru Kasus DJKA Kemenhub: Tentukan Pemenang Sebelum Lelang

9 hari lalu

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu bersama tim juru bicara KPK, Budi Prasetyo (kanan), menghadirkan Pejabat Pembuat Komitmen pada BTP Kelas 1 Jawa Bagian Tengah tahun 2017 - 2021, Yofi Oktarisza, resmi memakai rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Kamis, 13 Juni 2024. KPK resmi meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan dengan menetapkan dan melakukan penahanan secara paksa selama 20 hari pertama terhadap tersangka baru, Yofi Oktarisza, dalam pengembangan perkara dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Balai Teknik Perkeretaapian kelas 1 Jawa Bagian Tengah dan di lingkungan Direktorat Prasarana Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. TEMPO/Imam Sukamto
KPK Ungkap Modus Korupsi Tersangka Baru Kasus DJKA Kemenhub: Tentukan Pemenang Sebelum Lelang

Modus korupsi di DJKA Kemenhub dilakukan saat sebelum dan setelah lelang pengadaan barang dan jasa di proyek jalur kereta api.


Pemenang Lelang Rubicon Mario Dandy Perusahaan Asal Palu Sulawesi Tengah

9 hari lalu

Kondisi mobil Jeep Rubicon Mario Dandy Satriyo yang terparkir di Polres Jakarta Selatan, Senin, 27 Februari 2023. Desty Luthfiani/Tempo
Pemenang Lelang Rubicon Mario Dandy Perusahaan Asal Palu Sulawesi Tengah

Kejari Jaksel menyatakan pembayaran lelang mobil Jeep Rubicon milik Mario Dandy telah dilunasi oleh PT Adiguna Bumi Petrol.


OJK: IFG Life Sudah Bayar Seluruh Klaim Jatuh Tempo yang Dialihkan dari Jiwasraya

11 hari lalu

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar konferensi pers soal Peraturan OJK Nomor 3 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan di Gedung Sumitro Djojohadikusumo, Jakarta Pusat, Selasa, 26 Maret 2024. TEMPO/Savero Aristia Wienanto
OJK: IFG Life Sudah Bayar Seluruh Klaim Jatuh Tempo yang Dialihkan dari Jiwasraya

OJK memastikan seluruh klaim polis asuransi Jiwasraya yang jatuh tempo telah dibayarkan oleh IFG Life.


Gitar Eross Candra Dilelang untuk Korban di Palestina, Dana Terkumpul Rp 335 Juta

11 hari lalu

Gitaris Sheila on 7, Eross Candra. Foto: Instagram/@erosscandra
Gitar Eross Candra Dilelang untuk Korban di Palestina, Dana Terkumpul Rp 335 Juta

Eross Candra Sheila on 7 melelang gitar pribadinya untuk membantu korban Palestina. Dana Rp 335 juta akan disumbangkan melalui Baznas.


Kejaksaan Kembali Turunkan Harga Mobil Rubicon Mario Dandy, Kajari Jaksel: Semuanya Diserahkan untuk Korban

18 hari lalu

Mario Dandy berfoto di Sabana Gunung Bromo dengan mobil Jeep. Istimewa
Kejaksaan Kembali Turunkan Harga Mobil Rubicon Mario Dandy, Kajari Jaksel: Semuanya Diserahkan untuk Korban

Sampai saat ini, sudah tiga kali proses lelang mobil Jeep Wrangler Rubicon Mario Dandy tersebut dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.


Moeldoko Sebut Tapera Tak Akan Berakhir Seperti Asabri, Ini Kasus Korupsi Asabri dan Jiwasraya

18 hari lalu

Brosur tabungan perumahan rakyat (Tapera) di Kantor Pelayanan Badan Pengelola Tapera, Jakarta, Selasa 4 Juni 2024. Presiden Joko Widodo menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2024 tentang perubahan atas PP Nomor 25 Tahun 2020 tentang Tapera sebagai upaya untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan dan akuntabilitas pengelolaan dana Tapera. TEMPO/Tony Hartawan
Moeldoko Sebut Tapera Tak Akan Berakhir Seperti Asabri, Ini Kasus Korupsi Asabri dan Jiwasraya

Kasus Jiwasraya dan Asabri kembali diperbincangkan seiring pemberlakuan potong gaji 3 persen untuk Tapera. Moeldoko yakin tak akan seperti Asabri.


IPW Sebut Punya Bukti Kuat Soal Kejanggalan Lelang Aset Sitaan Kejagung

23 hari lalu

Sugeng Teguh Santoso. antaranews.com
IPW Sebut Punya Bukti Kuat Soal Kejanggalan Lelang Aset Sitaan Kejagung

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso tak mempersoalkan laporannya bersama KSST dianggap keliru oleh Kejagung.