Menperin Sebut RI Bakal Bakal Produksi Alkes dan Ventilator Mandiri Usai Pandemi

Simbolisasi serah terima hibah bantuan penanganan COVID-19 dari Astra kepada Kementerian Perindustrian Republik Indonesia yang dilakukan secara virtual dihadiri oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita, Sekjen Kementerian Perindustrian Republik Indonesia Dody Widodo, Direktur Astra Gita Tiffani Boer didampingi Presiden Direktur PT Tjahja Sakti Motor Anton Kumonty dan Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah. (20/8)

TEMPO.CO, Jakarta - Sektor industri alat kesehatan atau alkes di Indonesia semakin berkembang. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengatakan Indonesia telah mampu memproduksi alkes dengan dukungan 153 perusahaan yang tergabung dalam Asosiasi Produsen Alat Kesehatan (Aspaki).

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menuturkan sejumlah produk alkes sudah mencapai tingkat kandungan dalam Negeri atau TKDN lebih dari 40 persen. Sehingga, wajib dibeli. Produk-produk tersebut di antaranya ranjang rumah sakit, medical appareal, dan alkes habis pakai.

“Salah satu produk yang berhasil kita dorong adalah ventilator. Sebelum pandemi Covid-19, ventilator di seluruh Indonesia merupakan ventilator impor. Sekarang kita sudah bisa memproduksi ventilator dan telah mendapat izin edar,” ujar Agus dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR, Rabu, 7 Desember 2022.

Baca:Industri Farmasi Mengaku Terpukul Selama Obat Sirup Ditarik dari Peredaran

Selama ini, Agus melanjutkan, sektor industri alkes di Tanah Air masih dihadapkan pada sejumlah tantangan. Selain masih bergantung pada impor bahan baku medical grade, alkes dalam negeri  terbatas pada teknologi rendah dan menengah.

“Tantang lainnya, masih minim lembaga riset dan pengujian alkes. Yang paling sulit adalah kesadaran dari user untuk membeli produk-produk dalam negeri,” ujar Agus.

Oleh karena itu, Agus mengatakan Kementeriannya bakal mendorong produk-produk alkes dalam negeri bisa terdaftar di e-catalog. Dengan begitu, produk-produk tersebut bisa mendapat nilai TKDN di atas 40 persen sehingga wajib dibeli user.

Baca juga: Gagal Ginjal Akut Anak, Kemendag Temui Asosiasi Perusahaan Farmasi dan Distributor

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Ancaman Ketahanan Pangan Meningkat di Perkotaan Akibat Percepatan Urbanisasi di Asia-Pasifik

1 hari lalu

Ancaman Ketahanan Pangan Meningkat di Perkotaan Akibat Percepatan Urbanisasi di Asia-Pasifik

Ketahanan pangan mengancam masa depan di perkotaan telah terjadi saat ini akibat pertumbuhan urbanisasi signifikan di Asia-Pasifik. Ini penjelasannya.


Bos Samsung Indonesia: Pencabutan PPKM Beri Angin Segar Bagi Pengusaha

1 hari lalu

Bos Samsung Indonesia: Pencabutan PPKM Beri Angin Segar Bagi Pengusaha

Presiden Jokowi secara resmi menghentikan PPKM pada Jumat, 30 Desember 2022.


Usia 28 Tahun Jadi Doktor, Arif Nur Muhammad dari Unair Ciptakan Vaksin Covid-19 Halal dan Bebas Efek Samping

1 hari lalu

Usia 28 Tahun Jadi Doktor, Arif Nur Muhammad dari Unair Ciptakan Vaksin Covid-19 Halal dan Bebas Efek Samping

Arif Nur Muhammad mahasiswa Unair meraih gelar doktor di usia 28 tahun dengan disertasi mengenai Vaksin Covid-19 bebas efek samping dan halal.


Terkini: Rekam Jejak Pemilik Meikarta Mochtar Riady, Insentif Kendaraan Listrik

2 hari lalu

Terkini: Rekam Jejak Pemilik Meikarta Mochtar Riady, Insentif Kendaraan Listrik

Rekam jejak pemilik Meikarta Mochtar Riady dan Menperin Agus Gumiwang menyebut insentif kendaraan listrik yang masih dalam tahap finalisasi.


Soal Insentif Kendaraan Listrik, Menperin: Sedang Difinalisasi

2 hari lalu

Soal Insentif Kendaraan Listrik, Menperin: Sedang Difinalisasi

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmta mengatakan program insentif kendaraan listrik sudah dibahas oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Namun hingga saat ini, masih dalam tahap finalisasi.


Jokowi Cerita Tolak Lockdown di Awal Pandemi Covid-19: Saya Semedi 3 Hari

2 hari lalu

Jokowi Cerita Tolak Lockdown di Awal Pandemi Covid-19: Saya Semedi 3 Hari

Jokowi kembali bercerita soal keputusannya di awal pandemi Covid-19, di mana dia memutuskan Indonesia tidak menerapkan kebijakan lockdown.


Kemenperin: Realisasi Anggaran 2022 Capai 98,13 Persen, Sekitar Rp2,53 Triliun

3 hari lalu

Kemenperin: Realisasi Anggaran 2022 Capai 98,13 Persen, Sekitar Rp2,53 Triliun

Kementerian Keuangan menggelontorkan anggaran sebesar Rp2,582 triliun kepada Kemenperin untuk menjalankan programnya.


Polda Metro Sebut Kemacetan Lalu Lintas Jakarta Telah Seperti sebelum Pandemi Covid-19, Tak Nyaman

4 hari lalu

Polda Metro Sebut Kemacetan Lalu Lintas Jakarta Telah Seperti sebelum Pandemi Covid-19, Tak Nyaman

Latif Usman mengatakan mobilitas kendaraan di DKI Jakarta sudah seperti sebelum pandemi Covid-19. Angka ini berdasarkan persentase indeks kemacetan.


PBB: Pandemi Covid-19 Menurunkan Kasus Perdagangan Manusia

4 hari lalu

PBB: Pandemi Covid-19 Menurunkan Kasus Perdagangan Manusia

Menurut UNODC, perang Ukraina berisiko meningkatkan jumlah korban perdagangan manusia.


MTI: Insentif Kendaraan Listrik Sebaiknya Diberikan di Wilayah yang Sulit Akses BBM

4 hari lalu

MTI: Insentif Kendaraan Listrik Sebaiknya Diberikan di Wilayah yang Sulit Akses BBM

Ketua Bidang Advokasi MTI Djoko Setijowarno menanggapi soal rencana pemerintah memberikan insentif pembelian kendaraan listrik.