Bos Antam: Tahun Ini Bisa Hasilkan Cash hingga Rp 4,8 T

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) meluncurkan desain kemasan emas baru, Senin, 30 Juli 2018. BISNIS.COM.

    PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) meluncurkan desain kemasan emas baru, Senin, 30 Juli 2018. BISNIS.COM.

    TEMPO.CO, Jakarta -Direktur PT Aneka Tambang Tbk. Dana Amin mengatakan Antam menghasilkan cash kurang lebih Rp 400 miliar per bulan.

    "Jadi kami setiap tahun, tahun ini akan menghasilkan uang cash setelah dipotong biaya segala macam mencapai Rp 4 hingga Rp 4,8 triliun," kata Dana dalam rapat kerja dengan komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat, Kamis, 2 Desember 2021.

    Uang ini sudah termasuk dipotong beberapa kewajiban Antam yang dicatat sebagai kontribusi kepada negara, yaitu seperti royalti dan pajak. Yang belum dikeluarkan biasanya, kata dia, yaitu dividen paling akhir.

    "Sehingga kalau kita punya Rp 4 triliun, hanya untuk bayar dividen Rp 260 miliar bisa. Jadi secara bisnis cash kondisi bisnis sangat baik, uang mencukupi untuk membayar semua kewajiban dan sisanya masih banyak," kata dia.

    Pada kesempatan yang sama, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Antam, Anton Herdianto mengatakan revenue penjualan Antam di sembilan pertama bulan 2021 mencapai Rp 26,4 triliun. Nilai itu meningkat dibanding periode yang sama tahun lalu di Rp 18,4 triliun.

    "Laba usaha kita adalah di Rp 2,3 triliun, meningkat dibanding sembilan bulan tahun lalu di Rp 1,4 triliun," kata Anton.

    Dia juga mengatakan laba tahun berjalan yaitu di Rp 1,7 triliun untuk sembilan bulan 2021, dibanding Rp 836 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Kemudian beban pokok penjualan meningkat seiring dengan peningkatan penjualan, beban usaha juga meningkat seiring dengan peningkatan usaha.

    "Dan ebitda kita di Rp 3,9 triliun meningkat dibanding sembilan bulan di tahun lalu sebesar Rp 2,1 triliun," ujar dia.

    Baca Juga: Harga Emas Antam Stabil di Rp 930 Ribu per Gram

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    DKI Tutup Sementara PTM 100 Persen di Sekolah yang Terpapar Covid-19

    Pemprov DKI Jakarta menutup sejumlah sekolah yang menggelar PTM 100 persen karena terpapar Covid-19. Namun sejumlah sekolah sudah kembali berkegiatan.