Subway Indonesia Setop Menerima Pelanggan setelah Buka 2 Jam, Apa Sebab?

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Suasana gerai Subway pertama di Indonesia yang berlokasi di Cilandak Town Square lantai 1, Jakarta Selatan, pada hari pertama pembukaan, Jumat siang, 15 Oktober 2021. Pengunjung sedang mengantre untuk mengambil nomor urutan agar bisa dilayani. Tempo/Syaharani Putri

    Suasana gerai Subway pertama di Indonesia yang berlokasi di Cilandak Town Square lantai 1, Jakarta Selatan, pada hari pertama pembukaan, Jumat siang, 15 Oktober 2021. Pengunjung sedang mengantre untuk mengambil nomor urutan agar bisa dilayani. Tempo/Syaharani Putri

    TEMPO.CO, Jakarta -  Di hari pertama Subway Indonesia beroperasi di Cilandak Town Square lantai 1, Jakarta Selatan berhasil membuat pengunjung antusias untuk mendatangi perusahaan waralaba sandwich ini. Bahkan, menyetop untuk tidak menerima pelanggan lagi setelah dua jam buka.

    Pada pukul 14.00 WIB, Tempo tidak diperbolehkan antre untuk mendapatkan nomor urutan. Sebab, berdasarkan salah satu petugas Satgas Covid-19, antreannya sudah tutup.

    Salah satu karyawan Subway membeberkan alasan menutup antrean. “Sudah 500 terjual makanya kita setop antrean, besok lagi baru buka,” katanya kepada Tempo di Cilandak Town Square pada Jumat, 15 Oktober 2021.

    Ia mengatakan gerai sudah buka pukul 08.00. Namun, untuk publik baru dilayani pukul 12.00 WIB. “Tadi pagi ada acara internal dulu,” kata salah satu karyawan.

    Salah satu pengunjung ada yang merasa kecewa setelah mengetahui pihak Subway menyetop menerima pelanggan. "Yah saya sudah datang jauh-jauh malah ditutup," kata salah satu pengunjung kepada karyawan Subway di depan pintu gerai.

    Berdasarkan pantauan Tempo di lokasi pada jam 13.30, antrean pembeli mengular di luar gerai waralaba sandwich ini. Para pembeli akan diminta untuk mengambil nomor urut terlebih dahulu. Subway membuat tiga pos untuk mengambil nomor urut dan tempat menunggu.

    Pada pos pertama yang terletak di lantai dasar dekat eskalator menuju gerai Subway untuk menunggu giliran mengambil nomor urut. Kemudian, pos kedua yang terletak di jembatan lantai 1 depan restoran Eatlah untuk mengambil nomor urutan dan transaksi.

    Terakhir pada pos ketiga yang terletak persis depan gerai Subway bagi mereka yang sudah mendapatkan nomor antrean dan menunggu giliran untuk masuk ke gerai Subway. “Maksimal masuk ke gerai Subway sepuluh orang,” kata salah satu petugas Subway pos kedua.

    Ine, pengunjung yang sedang antre untuk mengambil nomor urutan mengaku sudah antre sejak pukul 12.00. “Sekarang jam 14.13 aja masih antre ini,” kata dia.

    Ia mengatakan seharusnya sistem pendaftaran Subway dibuat secara online dan membatasi kuota pembelian sehingga tidak perlu menunggu untuk mengambil nomor urutan. “Jadi pas datang tinggal nunjukin nomor pendaftarannya aja,” kata perempuan berusia 36 tahun itu.

    Adi, yang sedang duduk di pos lantai dasar mengatakan sudah menunggu dari sebelum jam 14.00 siang. Namun, hingga pukul 16.30 masih menunggu "Udah disetop antreannya dari jam 2 siang, ini saya lagi nunggu untuk ke atas," kata Adi.

    Baca Juga: Hari Pertama Gerai Subway di Citos, Antrean Pembeli Mengular 

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Masuk untuk Cegah Varian Omicron

    Pemerintah telah berupaya membendung varian Omicron dari Covid-19. Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)