Masuk Daftar Satgas BLBI, Ini Jejak Utang Tutut dan Tommy Soeharto

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tommy Soeharto. Instagram

    Tommy Soeharto. Instagram

    TEMPO.COJakarta - Nama Siti Hardianti Rukmana alias Tutut Soeharto masuk ke dalam daftar obligor dan debitur Bantuan Likuiditas Bank Indonesia yang menjadi prioritas Satuan Tugas Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana atau Satgas BLBI. Sebelumnya, sang adik, Tommy Soeharto telah dipanggil Satgas BLBI pada akhir bulan Agustus lalu.

    Adapun daftar obligor dan debitur prioritas itu termaktub dalam dokumen penanganan hak tagih negara dana BLBI tanggal 15 April 2021. Berdasarkan dokumen tersebut, ada tiga perusahaan terkait Tutut Soeharto yang pengurusan piutangnya telah diserahkan kepada Panitia Urusan Piutang Negara Cabang DKI Jakarta, antara lain PT Citra Mataram Satriamarga dengan nilai utang sebesar Rp 191,61 miliar.

    Perseroan sama sekali belum mengangsur utang tersebut. Pengurusan utang didaftarkan di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta V pada 2013. Pengurusan terakhir berupa laporan pemberitahuan surat paksa.

    Selanjutnya, PT Citra Bhakti Margatama Persada dengan nilai utang sebesar US$ 6,51 juta dan Rp 14,79 miliar. Utang ini juga sama sekali belum diangsur. Pengurusan utang didaftarkan di KPNKL Jakarta V pada 2010. Pengurusan terakhir berupa laporan pemberitahuan surat paksa.

    Terakhir, PT Marga Nurindo Bhakti dengan outstanding utang Rp 471,47 miliar. Pengurusan utang didaftarkan di KPNKL Jakarta V pada 2010. Untuk utang ini, perseroan telah mengangsur Rp 1,09 miliar. Pengurusan terakhir berupa laporan pemberitahuan surat paksa.

    "Aset kredit PT Citra Cs tidak didukung dengan barang jaminan, oleh karena digunakan untuk pembangunan proyek jalan tol dan SK Proyek sebagai jaminan," dinukil dari dokumen tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Biarkan Satu Teman Yang Toxic Mempengaruhi Anda

    Berikut 5 tanda persahabatan yang beracun atau Toxic friendship, perlu evaluasi apakah harus tetap berteman atau cukup sampai di sini.