Data Nasabah BRI Life Bocor, Ini Tip Menkominfo Tingkatkan Keamanan Data Pribadi

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate memberikan sambutan pada acara puncak Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia di Puncak Waringin, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat 18 Juni 2021. Kegiatan yang bertajuk

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate memberikan sambutan pada acara puncak Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia di Puncak Waringin, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat 18 Juni 2021. Kegiatan yang bertajuk "Kilau Digital Flobamora" itu diharapkan dapat mendukung program pemerintah untuk memulihkan ekonomi dan pariwisata nasional yang terdampak pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

    TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerald Plate membagikan tip bagi masyarakat untuk menjaga keamanan data pribadi menyusul pembobolan data nasabah BRI Life. Johnny mengimbau masyarakat terus memperbarui password untuk berbagai platform digitalnya.

    “Masyarakat diimbau untuk terus menjaga keamanan gawai dan data pribadinya dengan terus memperbarui password secara berkala,” ujar Johnny kepada Tempo, Kamis, 29 Juli 2021.

    Dia mengatakan masyarakat bisa memasang fitur multi-factor authentication pada aplikasi yang mengelola data pribadi. Selain itu, masyarakat bisa memastikan perangkat yang digunakan memiliki fitur keamanan terbaru serta selalu berhati-hati mengakses suatu konten.

    Bila menemui indikasi adanya kebocoran data, masyarakat diminta secara proaktif mengadukannya kepada Kominfo. Masyarakat bisa mengirimkan surat elektronik ke Kominfo melalui alamat pengendalianaptika@kominfo.go.id.

    Dalam pesan yang dikirimkan, masyarakat cukup menyampaikan nama dan kontak pelapor, data pihak yang dilaporkan, serta deskripsi kronologis indikasi penyalahgunaan data. Kominfo pun akan memproses laporan dari masyarakat.

    Data 2 juta nasabah BRI Life sebelumnya diduga bocor dan dijual secara online. Informasi bocornya data nasabah BRI Life diunggah sebuah akun Twitter pada Selasa, 27 Juli 2021. Dalam unggahan tersebut, tertulis bahwa pelaku mengancam menjual data sensitif milik BRI Life. Peretas disinyalir mencuri 250 gigabyte data nasabah perusahaan asuransi tersebut dan dijual seharga US$ 7.000 atau Rp 101,5 juta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.