Teten Masduki: Sejak Jadi Menkop Saya Tidak Boleh Pakai Produk Luar

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki (kedua kiri) berbincang dengan Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo (kiri) saat menghadiri acara peresmian M Bloc Space Fase Kedua di M Bloc, Jakarta, Jumat, 19 Maret 2021. ANTARA/Muhammad Adimaja

    Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki (kedua kiri) berbincang dengan Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo (kiri) saat menghadiri acara peresmian M Bloc Space Fase Kedua di M Bloc, Jakarta, Jumat, 19 Maret 2021. ANTARA/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki mengatakan sekarang saatnya masyarakat Indonesia harus berani menampikan produk-produk dalam negeri. Hal itu bertujuan untuk mendukung penggiat usaha mikro, kecil, dan menengah.

    "Saya pakai kostum 100 persen cinta produk lokal. Sejak jadi Menteri Koperasi dan UKM, saya ga boleh lagi pakai produk luar, saya pakai produk dalam negeri semua. Ternyata enak," kata Teten dalam pembukaan InaFashion Smesco Online Expo yang disiarkan secara virtual, Rabu, 21 April 2021.

    Dia mencontohkan nyaman menggunakan sepatu merek Brodo. Kenyamanan itu, kata dia, membuat kesehatan diri dan keuangan bagus.

    "Sepatu itu kan biasanya sensitif kalau kualitasnya ga bagus. Karena itu biasa orang beli sepatu produk yang mahal. Ternyata saya pakai produk lokal murah dan nyaman, saya ga mau pindah hati lagi, saya mau pakai produk lokal aja," kata dia.

    Teten mengatakan sekarang sedang menyiapkan ekosistem untuk mendukung tumbuhnya UMKM naik kelas dan go global.

    "Kami sedang menyiapkan ekosistem pembiayaan yang memungkinkan UMKM bisa meningkatkan kapasitas produksi dan daya saing produknya," kata ujarnya.

    Dia melihat selama ini banyak sekali pembiayaan untuk skala mikro, hampir seluruh dunia model pembiayaan untuk UMKM ada di Indonesia. Tapi dalam evaluasi ini, ternyata tidak mudah dapat kredit komersial untuk pengembangan kapasitas usahanya.

    "Kami sedang menyiapkan bersama Menko perekonomian untuk skema baru pembiayaan termasuk juga peningkatan porsi kredit perbankan untuk UMKM," ujarnya.

    Baca Juga: Teten Ungkap UMKM Berdaya Saing Tak Cukup Hanya dengan Mutu Produk Konsisten


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.