Terpopuler Bisnis: Bos BCA Borong Saham BBCA hingga Belanja Masyarakat Membaik

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk Jahja Setiaatmadja mencoba layanan aplikasi perbankan eletronik atau disebut eBranch produk dari Bank BCA di Jakarta, 22 Februari 2017. Bank BCA meluncurkan empat produk dan layanan antara lain Paspor BCA menggunakan chip, eBranch, Halo BCA Chat dan Vira memenuhi kebutuhan nasabah dalam layanan perbankan. Tempo/Tony Hartawan

    Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk Jahja Setiaatmadja mencoba layanan aplikasi perbankan eletronik atau disebut eBranch produk dari Bank BCA di Jakarta, 22 Februari 2017. Bank BCA meluncurkan empat produk dan layanan antara lain Paspor BCA menggunakan chip, eBranch, Halo BCA Chat dan Vira memenuhi kebutuhan nasabah dalam layanan perbankan. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang hari Sabtu, 10 April 2021, dimulai dari Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) Jahja Setiaatmadja selama sepekan terakhir telah memborong 244.134 lembar saham BBCA senilai Rp 7,734 miliar.

    Selain itu ada juga berita berisi profil Dirut Bank Aladin Syariah Dyota Marsudi dan komentar peneliti senior ekonomi politik dari LP3ES Fachry Ali soal Kementerian Investasi. Lalu ada pernyataan Komisaris Utama Bank Mandiri Chatib Basri soal kelompok masyarakat menengah ke bawah yang secara frekuensi dan nilai belanjanya sudah kembali ke kondisi sebelum Covid-19.

    Terakhir ada berita Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menyoroti banyaknya aparatur sipil negara alias ASN yang mengajukan restrukturisasi kredit di masa pandemi ini.

    Kelima topik tersebut paling banyak menyedot perhatian pembaca di kanal Bisnis. Berikut selengkapnya lima berita bisnis yang trending tersebut:

    1. Bos BCA Kembali Borong Saham BBCA, Kini Nilainya Mencapai Rp 7,734 Miliar

    Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) Jahja Setiaatmadja selama sepekan terakhir telah memborong 244.134 lembar saham BBCA. Hal tersebut disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam laporan kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka BBCA.

    Dari keterbukaan informasi ke BEI pada Jumat, 9 April 2021, diketahui bahwa Jahja tidak sekaligus membeli dua ratusan ribu lembar saham tersebut, melainkan secara bertahap. Tercatat ia membeli saham sebanyak tujuh kali dalam periode tanggal 1 April 2021 hingga 7 April 2021. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.