Sri Mulyani: Pemimpin Harus Masukkan Ego ke Lemari Es, Dikunci, Ditutup

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sri Mulyani. Instagram/@smindrawati

    Sri Mulyani. Instagram/@smindrawati

    Dalam menghadapi situasi tersebut, Sri Mulyani memikirkan cara untuk lebih dulu membangun hubungan agar dapat menyampaikan hal-hal yang ingin dicapai bersama. Jadi, kata dia, pemimpin tidak boleh menunjukkan bahwa ia seorang yang memimpin secara mutlak dan harus dilayani.

    “Jadi bukan yang terpenting saya adalah pemimpin kamu, tapi relationship. To lead itu tujuannya bukan kamu melayani saya, tapi untuk mencapai tujuan bersama,” kata Sri Mulyani.

    Selain itu, ia mengatakan seorang pemimpin tak boleh hanya memerintah. Sebab, sikap yang cenderung memerintah akan membuat suasana menjadi tidak nyaman. “Karena bossing arround itu ya nyebelin aja,” ujar Sri Mulyani.

    BACA: Kisah Utang Sea Games 1997, Bambang Trihatmodjo vs Sri Mulyani

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H