Santer Kabar Dilirik Grab dan Induk Shopee, Ini Kata Bos Bank Capital

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bank Capital. bankcapital.co.id

    Bank Capital. bankcapital.co.id

    TEMPO.CO, JakartaDirektur Utama PT Bank Capital Tbk. Wahyu Dwi Aji mengkonfirmasi kabar investor asing seperti Grab asal Singapura yang melirik perseroan yang dipimpinnya untuk mengembangkan layanan digital. "Grab bukan satu-satunya perusahaan digital yang tertarik dengan Bank aCapital," kata Wahyu seperti dikutip dari keterangannya di Theinsderstories.com, Kamis, 25 Februari 2021.

    Sebelumnya ramai kabar soal Bank Capital tengah diincar oleh sejumlah calon investor asing seperti Grab asal Singapura dan Sea Group asal Singapura. Para investor tersebut, menurut Wahyu, tertarik untuk mengembangkan layanan digital bernama Capital Net milik perseroan yang telah digunakan pelanggan sejak 2019. 

    Selain Grab, induk e-commerce Shopee Sea Group dikabarkan tengah mengincar saham Bank Capital dan juga PT Bank Bank Bumi Artha Tbk (BNBA). Berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan, bank umum wajib memiliki modal minimal Rp 3 triliun pada akhir tahun 2022.

    Adapun, emiten perbankan berkode saham BACA ini memiliki modal inti sebesar Rp 1,47 triliun (US$ 104,25 juta). Sementara jumlah outstanding kredit sebesar Rp 11,64 triliun per akhir kuartal III tahun 2020. 

    Saham perseroan dimiliki oleh PT Inigo Global Capital (14,73 persen), PT Delta Indo Swakarsa (13,98 persen), PT Asuransi Simas Jiwa (13,81 persen), dan publik (57,48 persen).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.