Terima Uang Ganti Rugi hingga Rp 1 Miliar, Mendadak jadi Desa Sultan

Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan bendungan Kuningan di Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, 25 Mei 2018. Bendungan ini akan bermanfaat untuk mengairi kurang lebih 3 ribu hektare sawah masyarakat dan sumber air baku bagi daerah sekitar. Foto: Kris - Biro Pers Setpres

TEMPO.CO, Jakarta -Desa Kawungsari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mendadak jadi desa Sultan. Sebutan ini dilontarkan para sales motor dan mobil yang hilir mudik sejak awal Februari 2021. Setidaknya 300 motor dan 22 mobil dibeli warga desa, pasca diterimanya uang ganti rugi tanah, bangunan dan tanaman untuk pembangunan bendungan Kuningan.

Ganti lahan dibagi tiga tahap, pertama dan kedua sudah dibagikan atas 279 bidang tanah. Sisanya 94 bidang belum dibayarkan.

Desa Kawungsari merupakan desa yang paling rendah dibanding desa dan kecamatan sekitarnya, sehingga desa subur ini akan dijadikan dasar bendungan yang memiliki kapasitas 25.96 meter kubik. Bendungan ini diharapkan akan mengaliri air seluar 3.000 hektar di sekitarnya hingga perbatasan Jawa Barat - Jawa Tengah. Pasokan air baku diperkirakan sebesar 0,30 meter kubik per detik dan menghasilkan listrik sebesar 0,50 mega watt.

Baca Juga: BPN Sumatera Barat Siapkan Rp 821 M untuk Pembebasan Lahan Tol Padang-Pekanbaru

Ketika Tempo sampai di ujung desa, tampak kendaraan dari Showroom Yamaha JG Kuningan membawa 3 unit motor all new N-Max 155 cc seri terbaru, Selasa, 23 Februari 2021. Beberapa warga yang melintas berhenti, meminta brosur dan melihat langsung motornya.

Menurut Kepala Cabang Yamaha JG, Kiki Hekawati, dealernya sudah menjual 10 unit N-Max terbaru dengan harga Rp 29,3 juta untuk non ABS dan 33,9 juta untuk ABS, semua tunai. “Mereka yang beli motor karena sudah dapat uang ganti, data yang kami dapat sudah 300 unit motor berbagai merek terjual di sini, kami tadi ke desa itu mendata warga yang akan beli motor lagi,” kata Kiki.

Menelusuri jalan berliku dengan turunan ekstrem, akhirnya sampai ke desa Kawung Sari, di persimpangan jalan, dekat warung kopi, sedikitnya ada 15 orang sales motor dan mobil yang sedang beristirahat setelah keliling kampung membagikan brosur dan menjelaskan spesifikasi kendaraannya. Sales mobil Toyota, Honda dan Daihatsu terlihat dari seragamnya, para sales motor menghitung hasil peminatnya.

Nopi Supriadi, sales Sumber Rejeki Motor Honda bersyukur, motor PCX yang ditawarkan dibeli oleh beberapa orang. “Alhamdulillah, kemarin sudah laku sekitar 15 unit, tadi saya sudah mendapatkan calon pembeli juga, katanya kalau uangnya cair langsung bayar cash,” ujarnya sumringah.

Saat Tempo menelusuri jalan desa itu, tampak seorang bapak mengemudikan mobil Toyota Avanza Veloz baru. Kusmawan, 55 tahun, salah satu warga yang mendapatkan uang sekitar Rp 1 miliar dari pergantian rumah, toko dan tanahnya. Sebagian dana ia gunakan untuk membeli tanah untuk membangun ruko usahanya. “Sisanya buat modal usaha dan tabungan sekolah anak saya. Hampir semua warga mendapatkan uang pergantian yang fantastis itu sukanya, dukanya belum tahu ke depannya seperti apa,” katanya.

Sekitar bulan Juli desa ini akan tinggal kenangan karena akan ditenggelamkan. Kepala Desa Kawungsari, Kusto mengatakan ia menceritakan uang ganti rugi tanah dan bangunan dari pemerintah cukup lumayan, yakni satu meter persegi bisa dihargai sekitar 322-366 ribu, tergantung lokasi dan NJOP tanah. Sawah di awal pergantian 100 ribu rupiah per meter, harga ini tentu sangat sesuai, karena selama ini di desa tersebut harga sawah per bata (14 meter persegi) hanya di jual sekitar Rp 750 ribu-1 jutaan.






Warga Pulau Pari Tuntut Ganti Rugi ke Holcim Ltd Rp 238 Juta Lewat Pengadilan Swiss

20 jam lalu

Warga Pulau Pari Tuntut Ganti Rugi ke Holcim Ltd Rp 238 Juta Lewat Pengadilan Swiss

Empat warga Pulau Pari melayangkan gugatan ke Pengadilan Swiss menuntut Holcim Ltd. bertanggungjawab atas kerusakan lingkungan yang timbul.


5 Komponen Mobil yang Wajib Dicek dan Diservis Secara Rutin

22 jam lalu

5 Komponen Mobil yang Wajib Dicek dan Diservis Secara Rutin

Melakukan pengecekan dan servis terhadap mobil nyatanya harus dilakukan secara rutin. Berikut ulasannya:


Mengenal Rudolf Diesel, Insinyur Jerman Penemu Mesin Diesel

1 hari lalu

Mengenal Rudolf Diesel, Insinyur Jerman Penemu Mesin Diesel

Mesin diesel ditemukan ketika masa revolusi industri oleh Rudolf Diesel, seorang insinyur asal Jerman.


Profil Bendungan Tamblang Rp 820 M yang Diresmikan Jokowi, Ada Cerita Terowongan Kuno

1 hari lalu

Profil Bendungan Tamblang Rp 820 M yang Diresmikan Jokowi, Ada Cerita Terowongan Kuno

Bendungan Tamblang diresmikan Jokowi kemarin menggunakan teknik Inti Aspal dan sempat ditemukan terowongan kuno.


Hikayat Mobil Audi: Asal-usul Nama dan Arti Logo Empat Cincin

3 hari lalu

Hikayat Mobil Audi: Asal-usul Nama dan Arti Logo Empat Cincin

Mobil Audi menjadi salah satu mobil mewah pada hari ini. Berikut merupakan sejarah mobil Audi.


Mengapa Balita Tidak Boleh Duduk di Kursi Depan Penumpang Mobil?

4 hari lalu

Mengapa Balita Tidak Boleh Duduk di Kursi Depan Penumpang Mobil?

Banyak pakar merekomendasikan agar semua anak berusia di bawah 13 tahun menggunakan kursi khusus di kursi mobil penumpang. Kenapa?


Koji Sato Gantikan Akio Toyoda sebagai Presiden Toyota, Apa Rencana Barunya?

7 hari lalu

Koji Sato Gantikan Akio Toyoda sebagai Presiden Toyota, Apa Rencana Barunya?

Toyota resmi mengubah jajaran eksekutifnya pada 1 April 2023 mendatang, di mana Koji Sato bakal menggantikan Akio Toyoda sebagai presiden.


Tak Hanya Digugat Rp 56,1 Miliar, Ternyata Ada Deretan Gugatan Lain dari PT MSU ke Konsumen Meikarta

9 hari lalu

Tak Hanya Digugat Rp 56,1 Miliar, Ternyata Ada Deretan Gugatan Lain dari PT MSU ke Konsumen Meikarta

Tidak hanya menggugat konsumennya Rp 56,1 miliar, pengembang apartemen Meikarta PT MSU ternyata mengajukan sederet gugatan lainnya. Apa itu?


PUPR Targetkan 13 Bendungan Selesai Tahun Ini, Di Mana Saja?

10 hari lalu

PUPR Targetkan 13 Bendungan Selesai Tahun Ini, Di Mana Saja?

PUPR melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air menargetkan pembangunan 13 bendungan rampung pada tahun ini.


Sungai di Depok yang Viral karena Diuruk, Terbentuk Akibat Kali Angke Jebol

11 hari lalu

Sungai di Depok yang Viral karena Diuruk, Terbentuk Akibat Kali Angke Jebol

Kali Angke pernah jebol pada 2011 sehingga muncul aliran sungai baru di lahan milik PT. GPI sehingga warga Depok terpaksa membuat jembatan.