Srikandi BRI Dukung Kewirausahaan Sosial Ekonomi Berkelanjutan

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Acara deklarasi Srikandi BRI, bertemakan Membangun Kapabilitas Srikandi BRI untuk Meningkatkan Ketangguhan pada Kamis (18/02/2021).

    Acara deklarasi Srikandi BRI, bertemakan Membangun Kapabilitas Srikandi BRI untuk Meningkatkan Ketangguhan pada Kamis (18/02/2021).

    JAKARTA – Sejatinya, perempuan berperan penting dalam pembangunan bangsa. Mereka memiliki kesempatan yang sama untuk mengaktualisasikan diri layaknya kaum pria di lingkungan karir maupun dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

    Indonesia telah banyak melahirkan perempuan-perempuan tangguh yang berprestasi dalam bidangnya, bahkan juga mendapat pengakuan internasional. Namun, tak sedikit perempuan yang masih berjuang meraih kesetaraannya. Sebab itu, pemberdayaan kaum perempuan menjadi agenda yang penting dalam pembangunan nasional untuk mendukung kemajuan bangsa.

    Srikandi BRI, komunitas di bawah naungan Bank Rakyat Indonesia (BRI), berperan memberdayakan perempuan dalam bidang kewirausahaan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan untuk menciptakan embrio baru bagi bisnis UMKM dan meningkatkan bisnis secara berkelanjutan.

    Komunitas ini menjadi wadah pekerja perempuan BRI Group baik yang masih aktif maupun purna tugas dalam menyalurkan kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan kapabilitas dan menunjang ekonomi secara berkelanjutan.

    “Dari 121 ribu pekerja BRI, sebanyak 47 ribu atau 35,20 persen merupakan perempuan dan 80 persennya adalah generasi milenial. Karena itu, kami mendorong kaum perempuan khususnya pekerja perempuan BRI Group sebagai supporting system dalam mendukung program-program pemberdayaan,” ujar Catur Budi Harto, Wakil Direktur Utama sekaligus Pembina Srikandi BRI dalam acara deklarasi Srikandi BRI bertajuk Membangun Kapabilitas Srikandi BRI untuk Meningkatkan Ketangguhan pada Kamis 18 Februari 2021.

    Wakil Dirut BRI mendukung penuh dan mendorong Srikandi BRI untuk berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan. “Srikandi BRI nantinya menjadi organisasi mandiri dan bersinergi dengan organisasi-organisasi lain dalam menyalurkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” katanya.

    Senior Executive Vice President BRI Retno Wahyuni Wijayanti, dipercaya sebagai Ketua Umum Srikandi BRI.Retno turut menyampaikan visi dan misi komunitas untuk membangun dan mengembangkan peran serta pekerja perempuan BRI Group dalam kegiatan kewirausahaan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan.

    Selain itu melaksanakan kegiatan sesuai minat pekerja perempuan BRI Group yang berfokus pada bidang 3P (pro planet, pro people, dan pro profit) untuk mendukung keberlanjutan perusahaan.

    Sejak dibentuk pada 23 April 2020, Srikandi BRI telah melaksanakan berbagai kegiatan seperti  bakti sosial dan air bersih di Pasar Bendungan Hilir, pembuatan 400 lubang biopori, pemberdayaan agen BRILink bekerjasama dengan Yayasan Pulo Kambing-Jakarta Timur, penanaman 1.000 pohon di Bojonegoro, dan penyaluran bantuan kegiatan layanan terpadu di RW 4 Bendungan Hilir-Jakarta Pusat.

    Direktur Konsumer BRI Handayani yang juga didapuk sebagai Pembina Srikandi BRI turut mendukung komunitas ini untuk terus bergerak maju memberdayakan kaum perempuan dengan mengusung #Perempuanbisa. Harapannya, kiprah Srikandi BRI kedepannya semakin berkembang dalam memberi makna Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.