Dibuka Menguat, IHSG Kini Melemah di Level 6.417

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karyawan tengah menlintas di depan layar pergerakan Indek Saham Gabungan di lantai Bursa, Jakarta, Jumat, 9 Oktober 2020. Indeks harga saham gabungan terpantau kembali ke zona merah dengan pelemahan 0,17 persen atau 5,4 poin ke level 5.033,74 di akhir perdagangan sesi I. Tempo/Tony Hartawan

    Karyawan tengah menlintas di depan layar pergerakan Indek Saham Gabungan di lantai Bursa, Jakarta, Jumat, 9 Oktober 2020. Indeks harga saham gabungan terpantau kembali ke zona merah dengan pelemahan 0,17 persen atau 5,4 poin ke level 5.033,74 di akhir perdagangan sesi I. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berada di zona hijau pada awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia atau BEI, Kamis, 21 Januari 2021. Melansir data RTI, pada pukul 09.04 WIB, IHSG berada pada level 6.473,0 atau naik 43,3 poin(0,67 persen) dibanding penutupan sebelumnya di level 6.429,7.

    Sebanyak 232 saham melaju di zona hijau dan 75 saham di zona merah. Sedangkan 154 saham lainnya stagnan. Sementara saat ini, pukul 14.53 IHSG melemah ke level 6.417.

    Sementara itu, Direktur PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pola gerak IHSG terlihat sedang berusaha keluar dari rentang konsolidasi wajar pasca mengalami tekanan pada beberapa waktu yang lalu.

    "Sehingga jika IHSG tidak dapat dipertahankan di atas resisten level terdekat, maka IHSG masih berpotensi untuk mengalami pelemahan lanjutan," kata William dalam keterangan tertulis.

    Sementara itu analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta menyebutkan salah satu faktor dari eksternal yang mempengaruhi pergerakan  IHSG adalah pelantikan Presiden Amerika Serikat Joe Biden.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.