Kala Dahlan Iskan Cerita tentang Covid-19, Makanan Mubazir dan Pengentalan Darah

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dahlan Iskan. TEMPO/Subekti

    Dahlan Iskan. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan menceritakan kisahnya di rumah sakit, di tengah proses penyembuhan dari virus Covid-19. Sebelumnya, Dahlan terkonfirmasi positif Covid-19 pada Senin, 11 Januari 2021.

    Kisah pertama soal banyaknya makanan yang diberikan sahabat ke rumah sakit tempat Dahkan dirawat. Saking banyaknya, Dahlan tidak bisa menghabiskan makanan itu sendirian.

    "Saya harus membuang banyak sekali makanan," kata Dahlan membagikan kisahnya itu di blog pribadinya disway.id pada Ahad, 17 Januari 2021.

    Walhasil, Dahlan harus memberikan tahu teman-temannya agar tak lagi mengirimi makanan. Sebab, makanan yang berlebih itu tidak mungkin diberikan kepada para perawat atau petugas kebersihan.

    ADVERTISEMENT

    Kalau harus menghabiskan sendirian, Dahlan tidak sanggup. Jika dipaksakan, kata dia, malahan kesehatannya yang semakin memburuk.

    Kalaupun memanggil perawat untuk mengantarkan makanan ke pasien lain, semua orang di rumah sakit juga sibuk menyelamatkan pasien. Dahlan tak ingin mengganggu mereka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.