Airlangga: Sesuai Namanya, Tujuan UU Cipta Kerja Ciptakan Lapangan Kerja

Reporter

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyerahkan naskah pandangan akhir pemerintah atas RUU Cipta Kerja kepada Ketua DPR Puan Maharani disaksikan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin, Sufmi Dasco Ahmad, dan Rachmad Gobel dalam rapat paripurna penutupan masa persidangan I tahun sidang 2020-2021 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 5 Oktober 2020. Dalam RUU Cipta Kerja terdapat 11 klaster yang masuk dalam undang-undang ini antara lain Penyederhanaan Perizinan, Persyaratan Investasi, Ketenagakerjaan, Kemudahan Berusaha, Pemberdayaan dan Perlindungan UMKM, Dukungan Riset dan Inovasi, Administrasi Pemerintahan, Pengenaan Sanksi, Pengadaan Lahan, Kemudahan Investasi dan Proyek Pemerintah, serta Kawasan Ekonomi Khusus. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan maksud UU Cipta bertujuan menciptakan lapangan kerja. “Jadi maksudnya menciptakan lapangangan kerja, seperti judulnya,” kata dia, melalui konferensi pers virtual, di Jakarta, Senin, 12 Oktober 2020.

Menurut Airlangga, setiap tahun di Indonesia ada 6,9 juta orang sampai saat ini menganggur dan tidak mempunyai lapangan pekerjaan. Sedangkan di masa pandemi Covid-19 sebanyak 3,5 juta pekerja dirumahkan.

Dia menghitung jumlah pekerja yang mendapat pemutusan hubungan kerja atau PHK sebanyak 2,1 juta orang, sedangkan 1,4 juta dirumahkan. Setiap tahun terdapat tambahan anak muda baru masuk lapangan pekerjaan sebanyak 2,9 juta orang.

“Kalau kita potret dari kartu pendaftar prakerja, pendaftar kartu prakerja itu 38 juta,” ujar Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) ini. Dia berkukuh bahwa semua angka yang disebutkan itu riil berdasarkan nama dan alamat.

“Berdasarkan by name, by addrres, orang butuh kerja. Atau orang yang up cealing rest cealing untuk pindah kerja,” ujarnya. Dari situ, program satu tahun disiapkan 5,6 juta, sekarang sudah seluruhnya terserap. Berarti masih ada orang ingin masuk lapangan kerja.

Namun masalahnya, menurut Airlangga, mereka yang butuh pekerjaan ini tidak ada asosiasi. Berbeda dengan serikat pekerja yang sudah mempunyai pekerjaan. “Mereka yang tidak bekerja kan tidak mempunyai asosiasi,” ucapnya.

UU Cipta Kerja yang telah disahkan DPR pada 5 Oktober lalu masih menuai polemik. Pertentangan tersebut terkait penolakan kaum buruh terhadap sejumlah pasal yang dianggap bermasalah.

Fraksi Demokrat serta Fraksi Partai Keadilan Sejahtera di DPR menolak omnibus law disahkan sebagai undang-undang. Sedangkan tujuh fraksi setuju. Belakangan protes berupa unjuk rasa dari mahasiswa, buruh, serta organisasi masyarakat di berbagai daerah terjadi pada 6-8 Oktober lalu.

IHSAN RELIUBUN






Airlangga dan Muhaimin Bertemu Besok, Bakal Ajak Golkar Berkoalisi

1 jam lalu

Airlangga dan Muhaimin Bertemu Besok, Bakal Ajak Golkar Berkoalisi

Pertemuan Airlangga dan Muhaimin bakal berlangsung dalam suasana serius tapi santai.


Heru Budi Minta Jamkrida Rangkul Lebih Banyak UMKM dan Koperasi, Genjot Lapangan Kerja

1 hari lalu

Heru Budi Minta Jamkrida Rangkul Lebih Banyak UMKM dan Koperasi, Genjot Lapangan Kerja

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono PT Jamkrida untuk merangkul lebih banyak pelaku UMKM dan Koperasi.


Petinggi PKS Berkunjung ke Kantor DPP Golkar, Airlangga: Silahturahmi Aja

1 hari lalu

Petinggi PKS Berkunjung ke Kantor DPP Golkar, Airlangga: Silahturahmi Aja

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto menyambut petinggi Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kantor DPP Partai Golkar,


Airlangga Hartarto: Solo Kota IKM Strategis

1 hari lalu

Airlangga Hartarto: Solo Kota IKM Strategis

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menilai Kota Solo sebagai kota industri kecil, menengah (IKM)


Bahlil: Buka Lapangan Pekerjaan Tak Semudah Mencari Investasi

2 hari lalu

Bahlil: Buka Lapangan Pekerjaan Tak Semudah Mencari Investasi

Menteri Modal Bahlil Lahadalia menyebut membuka lapangan pekerjaan baru utamanya pada perusahaan yang memiliki investasi asing tidaklah mudah.


Airlangga Tanggapi Rencana Kaesang Pangarep Terjun ke Dunia Politik

2 hari lalu

Airlangga Tanggapi Rencana Kaesang Pangarep Terjun ke Dunia Politik

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menanggapi rencana Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Jokowi yang tertarik terjun ke dunia politik


Pertumbuhan Investasi Tak Berbanding Lurus dengan Lapangan Kerja, Ini Penjelasan Bahlil

2 hari lalu

Pertumbuhan Investasi Tak Berbanding Lurus dengan Lapangan Kerja, Ini Penjelasan Bahlil

Bahlil Lahadalia menyebut, tingginya nilai investasi yang masuk ke Indonesia tidak serta merta membuka lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya bagi tenaga kerja lokal.


Begini Tanggapan Airlangga soal Usulan Gubernur Ditunjuk Pemerintah

2 hari lalu

Begini Tanggapan Airlangga soal Usulan Gubernur Ditunjuk Pemerintah

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto pun ikut menyampaikan tanggapannya seputar usulan penunjukan jabatan gubernur oleh pemerintah


Bertemu Gibran di Solo, Airlangga Sebut Semua Pembicaraannya soal Politik

2 hari lalu

Bertemu Gibran di Solo, Airlangga Sebut Semua Pembicaraannya soal Politik

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartanto mengakui ada pembicaraan seputar politik secara empat mata dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming


Surya Paloh Bicara Kemungkinan Nasdem Gabung ke KIB

7 hari lalu

Surya Paloh Bicara Kemungkinan Nasdem Gabung ke KIB

Surya Paloh awalnya menjawab pertanyaan kenapa tidak berkunjung ke partai koalisi yang saat ini tengah dijajaki bersama PKS dan Partai Demokrat.