Pilkada Serentak, Erick Thohir : Bisa Menjadi Gelombang 3 yang Membahayakan

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN Erick Thohir mendatangi rumah duka Pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu, 9 September 2020. Jakob Oetama meninggal pada usia 88 tahun karena mengalami gangguan multiorgan. TEMPO/Nurdiansah

    Menteri BUMN Erick Thohir mendatangi rumah duka Pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu, 9 September 2020. Jakob Oetama meninggal pada usia 88 tahun karena mengalami gangguan multiorgan. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) sekaligus Menteri BUMN, Erick Thohir mengimbau, kepada para calon kepala daerah yang mengikuti kontestasi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tak hanya memikirkan keterpilihannya saja. Tapi dapat menjaga agar ajang kontestasi ini tidak menjadi kluster penyebaran Covid-19 baru.

    "Kita menekan situasi Pilkada dan statement kami (KPCPEN) termasuk saya sendiri sangat keras jangan kita bicara sukses Pilkada tapi gagal penanganan covid. Karena ini bisa menjadi gelombang ketiga yang sangat membayangkan," dia kata Erick dalam Dies Natalis 63 Tahun Universitas Padjajaran (UNPAD) secara virtual, Jumat, 11 November 2020.

    Dia mengimbau kepada calon kepala daerah juga harus ikut dalam mengkampanyekan pelaksanaan protokol kesehatan. Hal itu dilakukan demi menekan penyebaran pandemi mematikan tersebut.

    "Saya tidak ada maksud menakut-nakuti bahwa kita tidak akan melihat penurunan jumlah kasus COVID secara signifikan, kalau perilaku disiplin protokol kesehatan tidak dilakukan bersama-sama," ujar Erick.

    Menurut Erick, jika melihat bagaimana kondisi sekarang Indonesia lebih baik jika dibandingkan dengan negara-negara seperti India, Brazil dan Amerika Serikat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 4 Tips Aman Dalam Lift saat Pandemi Covid-19

    Lift sangat membantu aktifitas sehari-hari di kantor. Namun di tengah pandemi Covid-19, penggunaan lift harus lebih diperhatikan.