BCA Kembali Masuk Daftar 100 Besar Merek Paling Bernilai

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Bank BCA. wikipedia.org

    Logo Bank BCA. wikipedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk. atau BCA kembali masuk dalam Top 100 Most Valuable Global Brand menurut BrandZ. Pencapaian tersebut diraih berkat nilai merek BCA yang berhasil tumbuh sekitar 11 persen dari US$ 13,437 miliar pada 2019 menjadi US$ 14,917 miliar pada 2020.

    Dengan nilai merek yang sama, perusahaan dengan kode emiten BBCA ini menempati peringkat ke-90 Global Top 100 BrandZ. Posisi tersebut meningkat 9 tingkat dari posisi tahun lalu. BCA juga masuk dalam Top 10 BrandZ Regional Bank, bersanding dengan 9 bank dari Cina, Amerika Serikat, India, dan Kanada.

    Direktur BCA Santoso mengatakan penghargaan ini merupakan cerminan dari kerja keras BCA sebagai institusi keuangan yang senantiasa memberikan nilai tambah kepada nasabah dan Indonesia.

    "Penghargaan ini juga semakin mempertegas komitmen BCA untuk terus kreatif dan inovatif dalam memenuhi berbagai transaksi keuangan," kata Santoso dalam keterangan resmi, Senin, 6 Juli 2020.

    BCA, kata Santoso, juga berkomitmen mengedepankan keunggulan layanan bagi nasabah. BCA telah melayani 22 juta rekening nasabah dan memproses jutaan transaksi setiap hari, yang didukung 1.252 kantor cabang, 17.607 ATM, serta BCA mobile dan Klik BCA.

    Santoso menyebutkan BCA akan terus berinovasi dan berkolaborasi untuk meningkatkan layanan perbankan digital yang sesuai dengan kebutuhan nasabah. Hingga Maret 2020, layanan digital banking BCA menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.

    Transaksi mobile banking tumbuh 91 persen secara tahunan atau sekitar 1,28 juta transaksi, serta internet banking tumbuh 24 persen secara tahunan atau sekitar 740 juta transaksi.

    Global Top 100 BrandZ merupakan bentuk apresiasi bagi perusahaan yang memiliki nilai merek terbaik di dunia. Perhitungan didasari oleh metodologi penilaian merek BrandZ yang objektif dan komprehensif.

    Dengan metodologi yang sama, terdapat beberapa kategori lainnya seperti Top 50 Most Valuable Indonesian Brands dan Top 10 Regional Bank. BrandZ merupakan Brand Equity database yang dikelola oleh Millward Brown.

    Hasil survei BrandZ menyatakan bahwa investasi teknologi digital yang dilakukan oleh BCA untuk bertransaksi telah berhasil meningkatkan kepercayaan nasabah. Berbagai inovasi digital yang diterapkan oleh BCA juga memperkuat citra sebagai bank yang paling diinginkan, terkendali, dan jujur.

    Santoso menambahkan perseroan akan terus berupaya mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi nasabah. "Melalui kekuatan kantor cabang di beragam wilayah dan kecanggihan digital banking BCA, kami berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian nasional khususnya di tengah tantangan ekonomi domestik dan global saat ini," katanya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bahaya dan Manfaat yang Kita Dapat dari Mengkonsumsi Kayu Manis

    Kayu Manis banyak memiliki khasiat yang baik untuk tubuh kita. Namun beberapa jenis penyakit dapat terpicu bila kelewat sering mengonsumsi kayu manis.