Era New Normal, Bagaimana Cara Mengatur Keuangan Pribadi?

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mengatur perencanaan keuangan.TEMPO/ Gunawan Wicaksono

    Mengatur perencanaan keuangan.TEMPO/ Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah telah berancang-ancang untuk melaksanakan tatanan hidup baru di era pandemi Covid-19 atau yang kerap disebut masa New Normal. Menyikapi era baru ini, bagaimanakah cara kita mengatur keuangan agar dapat berjaga-jaga dari kemungkinan terburuk?

    Perencana keuangan dari Finansia Consulting Eko Endarto melihat New Normal ini bisa jadi masih dalam tahap percobaan. Sehingga, masyarakat harus lebih ketat dalam mengelola keuangan, berjaga-jaga apabila kondisi new normal tidak seperti yang diharapkan.

    "Jadi yang utama sebenarnya tetap harus jaga-jaga harus punya uang cash atau dana cadangannya cukup. Karena kondisi bisa berubah langsung dari yang diharapkan normal menjadi tidak normal lagi. Itu kan sangat mungkin terjadi," ujar Eko kepada Tempo, Senin, 1 Juni 2020.

    Dana cadangan, kata Eko, perlu dipersiapkan sebanyak empat kali pengeluaran bulanan. Ia mengatakan dana ini tidak boleh dipakai kecuali pada keadaan yang mendesak.

    Dalam kondisi new normal, Eko memperkirakan alokasi keuangan orang bisa berubah ketimbang sebelumnya. Hal tersebut disebabkan oleh gaya hidup dan prioritas yang bisa berganti di masa pandemi ini. Di samping itu, ia melihat akan banyak juga pola hidup yang berubah dan berimbas ke keuangan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bandingkan Ledakan di Beirut dengan Bom Atom Hiroshima Nagasaki

    Pemerintah Lebanon meyakini ledakan di Beirut disebabkan 2.750 ton amonium nitrat. Banyak orang membandingkannya dengan bon atom Hiroshima Nagasaki.