Lanjutkan Penguatan, IHSG Kembali Dibuka di Zona Hijau

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jurnalis melakukan sesi wawancara di dekat refleksi layar pergerakan IHSG, Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019. Pasca libur Lebaran, perdagangan IHSG dibuka menguat 90,91 poin atau 1,4 persen ke 6.300,036, sementara pada sore harinya IHSG diutup di level 6.289,61. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Jurnalis melakukan sesi wawancara di dekat refleksi layar pergerakan IHSG, Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019. Pasca libur Lebaran, perdagangan IHSG dibuka menguat 90,91 poin atau 1,4 persen ke 6.300,036, sementara pada sore harinya IHSG diutup di level 6.289,61. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berada di zona hijau pada pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis, 30 April 2020 hari ini.

    Melansir data RTI, pukul 09.02 WIB, IHSG berada pada level 4.644,7 atau naik 77,4 poin (1,7 persen) dibanding penutupan kemarin yang di posisi 4.567,3.

    Sebanyak 156 saham terpantau melaju di zona hijau dan 32 saham di zona merah. Sedangkan 67 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat mencapai Rp 313,5 miliar dengan volume  223,3 juta saham.

    Rabu kemarin, IHSG juga ditutup pada zona hijau. IHSG ditutup pada level 4.567,3 atau naik 37,76 poin (0,83 persen) dibanding penutupan Selasa yang pada level 4.529,55. 

    Director PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pekan pendek yang dilalui IHSG saat ini sedikit banyak memberikan peluang IHSG untuk kembali terkonsolidasi dengan pola tekanan yang cukup terbatas. Namun, mengingat kondisi perekonomian Indonesia masih berada dalam kondisi stabil, peluang koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian.

    "Hari ini potensi teknikal rebound masih terlihat pada pergerakan IHSG," kata William dalam keterangan tertulis. Dia memprediksi IHSG hari ini bergerak di kisaran 4.292 hingga 4.640.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.