Seiring Bursa Global, IHSG Ditutup Menguat ke 4.513

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karyawan melintas di depan layar pergerakan saham Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa, 17 Maret 2020. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi yang terlemah dibandingkan dengan bursa saham di Asia hingga sesi pertama perdagangan hari ini, Selasa (17/3). Hingga pukul 12.00 WIB, IHSG atau Jakarta Composite Index menjadi yang terlemah dengan koreksi sebesar persen atau poin ke level 4.478,55. Kejatuhan ini menjadi yang terlemah sejak Januari 2016. TEMPO/Tony Hartawan

    Karyawan melintas di depan layar pergerakan saham Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa, 17 Maret 2020. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi yang terlemah dibandingkan dengan bursa saham di Asia hingga sesi pertama perdagangan hari ini, Selasa (17/3). Hingga pukul 12.00 WIB, IHSG atau Jakarta Composite Index menjadi yang terlemah dengan koreksi sebesar persen atau poin ke level 4.478,55. Kejatuhan ini menjadi yang terlemah sejak Januari 2016. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Seiring dengan penguatan bursa saham global, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun berhasil bangkit dan ditutup menguat di level 4.513,14. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pergerakan IHSG hari ini, Senin 27 April 2020 terkerek 0,38 persen atau 17,08 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya yang ditutup di level 4.496,06 dengan pelemahan tajam 2,12 persen atau 97,49 poin.

    Menurut tim riset Samuel Sekuritas Indonesia, penguatan IHSG pada perdagangan hari ini mengikuti pergerakan positif bursa regional. Berdasarkan data Bloomberg, rata-rata indeks saham di Asia mengalami kenaikan tajam, antara lain indeks Nikkei 225 Jepang (+2,71 persen), Kospi Korea Selatan (+1,79 persen), Taiex Taiwan (+2,13 persen), dan S&P/ASX 200 Australia (+1,50 persen).

    Indeks Shanghai Composite dan CSI 300 China juga mampu menguat masing-masing sebesar 0,25 persen dan 0,68 persen. Indeks Hang Seng Hong Kong bahkan berakhir naik tajam 1,97 persen.

    Indeks saham lain di Asia Tenggara tak ingin ketinggalan, di antaranya indeks FTSE KLCI Malaysia (+0,49 persen), Straits Times Singapura (+1,46 persen), dan SET 50 Thailand (+0,52 persen).

    Secara keseluruhan, bursa Asia menguat bersama bursa Eropa dan kontrak berjangka indeks saham di Amerika Serikat di tengah tanda-tanda perkembangan positif dalam perang melawan pandemi virus corona (Covid-19) dan dorongan langkah-langkah stimulus Bank of Japan (BOJ).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.