Tiga Menara Tambahan di Wisma Atlet Siap Tampung Pasien Corona

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas Palang Merah Indonesia (PMI) membawa tulisan

    Sejumlah petugas Palang Merah Indonesia (PMI) membawa tulisan "Kami Tetap Bekerja Untuk Kalian, Kalian Tetap di Rumah Untuk Kami" di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Sabtu, 21 Maet 2020. Kegiatan tersebut sebagai imbauan bagi masyarakat sebagai upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan kembali mempersiapkan tambahan sebanyak tiga tower atau menara di Wisma Atlet Kemayoran guna penanganan pasien corona atau COVID-19.

    "Kementerian PUPR akan kembali mempersiapkan dan merenovasi tiga tower tambahan yakni tower 2, 4 dan 5 Wisma Atlet Kemayoran sebagai Rumah Sakit Darurat Covid-19," kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid dalam siaran pers di Jakarta, Kamis, 9 April 2020.

    Khalawi menjelaskan, pada pembangunan RS Darurat COVID-19 tahap dua ini rencananya akan ada sejumlah persiapan yang akan dilakukan.

    Hal itu, ujar dia, dilakukan guna menambah daya tampung pasien COVID-19 dan menyediakan hunian yang layak bagi tim paramedis seperti para dokter dan perawat yang bertugas selama 24 jam di RS Darurat COVID-19 tersebut.

    Adapun peruntukkan tower 2 nantinya akan di huni para dokter dan perawat. Tower 2 tersebut memiliki kapasitas 886 unit dan mampu menampung sebanyak 2.458 orang tim paramedis.

    Selain hunian untuk tim paramedis, Kementerian PUPR akan menambah ruang rawat inap bagi pasien di RS Darurat Covid-19 di tower 4 dan 5.

    Lebih lanjut, Khalawi menerangkan bahwa di tower 4 dan 5 akan diperuntukkan sebagai ruang rawat inap pasien.

    "Masing-masing tower memiliki kapasitas 886 unit dan mampu menampung 2.458 pasien," katanya.

    Kementerian PUPR juga akan melakukan sejumlah perubahan fungsi bangunan di Wisma Atlet Kemayoran yakni peningkatan fungsi tower 6 sebagai Ruang Rawat Inap menjadi Rumah Sakit.

    Pada tower 6 di lantai 1 akan dibangun Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), dan di lantai 2 juga akan dibangun Ruang ICU, serta lantai 3 sebagai Ruang Pemulihan.

    Berdasarkan site plan yang ada di RS Darurat Covid-19, imbuhnya, maka 24 lantai lainnya di tower 6 akan digunakan sebagai ruang isolasi pasien.

    "Kami memperkirakan pekerjaan persiapan tambahan tiga tower untuk RS Darurat COVID-19 ini akan selesai pada pekan depan yakni sekitar hari Sabtu tanggal 18 April 2020 mendatang," katanya.

    Sebelumnya, Kementerian PUPR bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan sejumlah kementerian/lembaga terkait lainnya telah menyiapkan sebanyak empat tower di Wisma Atlet sebagai RS Darurat COVID-19.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.