Harga Emas Antam Turun Rp 9 Ribu, Jadi Rp 861 Ribu per Gram

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi emas batangan. Sumber: Global Look Press / rt.com

    Ilustrasi emas batangan. Sumber: Global Look Press / rt.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau emas Antam pada perdagangan hari ini, Senin, 23 Maret 2020 turun Rp 9.000, dibanding kemarin. Harga emas Antam pada 22 Maret sebesar Rp 870 ribu per gram.

    "Harga emas batangan satu gram Rp 861.000," seperti ditulis dalam situs resmi logammulia.com pada Senin.

    Pada 8 Januari 2020, harga emas menyentuh hampir Rp 800 ribu atau berada pada Rp 799 ribu per gram. Pada 22 Februari rekor baru 2020 terjadi di Rp 804 ribu. Pada 23 Februari rekor harga baru pecah kembali di Rp 809 ribu. Pada 28 Januari, rekor baru kembali terjadi di Rp 816 ribu per gram. Rekor harga selanjutnya tercipta pada Rabu, 4 Maret sebesar Rp 827 ribu. Pada 6 Maret harga baru tercipta pada Rp 837 ribu. Pada Sabtu, 7 Maret harga logam mulia itu mencapai Rp 842 ribu. Harga menyentuh Rp 851 ribu pada Senin, 11 Maret. Kemarin, harga emas Antam merupakar rekor tertinggi baru.

    Emas batangan ANTAM LM terjamin keaslian dan kemurniannya dengan sertifikat London Bullion Market Association. Berdasarkan situs logammulia.com, harga emas batangan Antam di butik Pulogadung, Jakarta hari ini, yaitu:

    1 gram Rp 861.000
    2 gram Rp 1.671.000
    3 gram Rp 2.485.000
    5 gram Rp 4.125.000
    10 gram Rp 8.185.000
    25 gram Rp 20.355.000
    50 gram Rp 40.635.000
    100 gram Rp 81.200.000
    250 gram Rp 205.750.000

    Sedangkan, harga emas berukuran 500 gram, yaitu Rp 405,3 juta. Dan harga emas batangan 1.000 gram yaitu Rp 810,6 juta.

    Adapun dalam situs itu, tertulis sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, pembelian batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen (untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non NPWP). "Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22," tulis situs tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.