Jadi Kenyataan, Kini Bayar SPP Benar-benar Bisa Pakai Gopay

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim memberikan sambutan pada puncak peringatan HUT Ke-74 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 30 November 2019. Acara tersebut mengangkat tema

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim memberikan sambutan pada puncak peringatan HUT Ke-74 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 30 November 2019. Acara tersebut mengangkat tema " Peran strategis Guru dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia unggul. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat founder Gojek Nadiem Makarim ditunjuk oleh Presiden Jokowi sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, muncul candaan di media sosial tentang kemungkinan SPP sekolah dibayar dengan fitur Gopay. Kini, candaan tersebut menjadi kenyataan.

    Saat ini, para orang tua dan wali murid kini dapat membayar SPP dan biaya sekolah lain dengan Gopay. Tak hanya SPP, pengeluaran lain seperti buku, seragam, dan kegiatan ekstrakurikuler juga dapat dibayar dengan dompet digital ini melalui aplikasi Gojek di fitur GoBills.

    Diketahui saat ini ada sekitar 180 lembaga pendidikan seperti pesantren, madrasah, sekolah dan tempat kursus di Indonesia yang telah terdaftar di GoBills.

    Arno Tse, Senior Vice President Sales Gopay menjelaskan, sebagai uang elektronik yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia, Gopay terus meningkatkan loyalitas pengguna dengan selalu menawarkan kemudahan dan kebebasan dalam bertransaksi; dari membayar berbagai layanan Gojek, tagihan, pajak, hingga donasi. Dengan layanan terbaru untuk pembayaran sekolah ini, sekarang orang tua dan wali murid bisa membayar tagihan kapan saja tanpa harus hadir ke sekolah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Dari Covid-19 Saat Libur Panjang Akhir Tahun

    Jalani libur yang aman dari Covid-19 dengan tips berikut dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.