Hama Amerika Serang Ribuan Hektare Lahan Pertanian di NTT

Reporter

Editor

Rahma Tri

Petani menyemprotkan obat anti hama ulat pada tanaman kubis di lereng Gunung Sindoro, Kecamatan Kejajar, Wonosobo, Jawa Tengah, Senin 26/4). Mayoritas penduduk setempat menggantungkan hidupnya pada pertanian sayuran seperti kubis, kentang, wortel dan tembakau. Tempo/Arif Wibowo

TEMPO.CO, Kupang -  Lahan pertanin rakyat Nusa Tenggara Timur (NTT) seluas 4.480 hektare kini terserang hama ulat grayak. Hama ini merupakan jenis baru asal Amerika Serikat atau dengan nama lain fall armyworm (FAW).
 
Hama ini paling banyak menyerang lahan pertanian di Flores Timur, yakni seluas 2.379 hektar. "Serangan ulat ini muncul ketika curah hujan dalam waktu singkat dan panasnya sangat panjang," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT, Jhon Oktovianus, Senin, 3 Februari 2020.
 
Dia menjelaskan, hama ulat grayak ini merupakan jenis baru asal Amerika Serikat. Kasus ulat ini di Indonesia, pertama kali terdeteksi di Sumatera Barat pada tahun 2019 dan menyebar di Banten. Penyebaran ulat grayak ini terus meluas  di seluruh wilayah Indonesia, termasuk NTT. 
 
Jhon menyatakan, fase yang paling merusak dari hama jagung ini yaitu fase larva atau ulat. Hama ulat grayak merusak pertanaman jagung dengan cara menggerek daun tanaman jagung. Bahkan, pada kerusakan berat, kumpulan larva hama ini seringkali menyebabkan daun tanaman hanya tersisa tulang daun dan batang tanaman jagung. Jika kumpulan larva hama jagung ini mencapai kepadatan, rata-rata populasi 0,2 sampai 0,8 larva per tanaman.
 
"Masa bertahan larva sangat lama yang mencapai tiga minggu, sehingga tingkat kerusakan tanaman sangat tinggi. Semua tenaga operator turun ke lapangan dan siap membantu obat- obatan kepada petani," terang Jhon.
 
Dia mengakui, pemberantasan hama ulat grayak dengan cara disemprot sedikit mengalami kendala. Pasalnya, ulat tersebut bisa berlindung di balik daun. "Kami minta partisipasi petani pemilik lahan agar pada pagi hari mematikan ulat secara manual," pinta Jhon.
 
Tentang hama belalang, dia mengaku baru ditemukan kasusnya di Kota Baru, Ende. Lahan pertanian yang terserang hama belalang pun seluas satu hektar. Belum ada laporan dari daerah atau kabupaten lain.
 
Yohanes Seo





Pemerintah Akan Buka 200 Ribu Hektar Lahan Sorgum, Dimulai dari 15 Ribu Hektare di NTT

14 jam lalu

Pemerintah Akan Buka 200 Ribu Hektar Lahan Sorgum, Dimulai dari 15 Ribu Hektare di NTT

Moeldoko mengatakan pemerintah menargetkan pembukaan 200 ribu hektar untuk pengembangan komoditas sorgum.


9 Proyek FAO dan Kementerian Pertanian untuk 4 Tahun ke Depan, Apa Saja?

3 hari lalu

9 Proyek FAO dan Kementerian Pertanian untuk 4 Tahun ke Depan, Apa Saja?

FAO dan Kementerian Perrtanian RI jalin kerja sama untuk 4 tahun ke depan, antara lain melalui 9 proyek dengan fokus pada isu pertanian.


Gubernur NTT Tutup PORPROV NTT VIII Tahun 2022

4 hari lalu

Gubernur NTT Tutup PORPROV NTT VIII Tahun 2022

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) resmi menutup Porprov NTT VIII tahun 2022


Pergub Soal Pengelolaan Taman Nasional Komodo Dicabut, Bagaimana Nasib Tarifnya?

5 hari lalu

Pergub Soal Pengelolaan Taman Nasional Komodo Dicabut, Bagaimana Nasib Tarifnya?

Sebelum ada pencabutan Pergub Nomor 85 Tahun 2022 mengenai pengelolaan Taman Nasional Komodo, Pemprov NTT sempat mendapat surat dari Menteri KLHK.


Inilah Daftar Hewan dengan Umur Terpendek, Ada yang Kurang dari 5 Menit

6 hari lalu

Inilah Daftar Hewan dengan Umur Terpendek, Ada yang Kurang dari 5 Menit

Siklus hidup hewan memiliki umur yang berbeda-beda di tiap spesies. Rekor umur hewan terpendek adalah bisa bertahan hidup kurang dari lima menit.


Harga Rumah di Inggris Tahun Depan Diproyeksi Turun

9 hari lalu

Harga Rumah di Inggris Tahun Depan Diproyeksi Turun

Harga rumah di Inggris selama ini dikenal salah satu yang paling mahal di dunia, namun tahun depan diproyeksi turun dampak mahalnya biaya hidup.


Kasus Tumpahan Minyak Montara, Luhut: Perusahaan Asal Thailand Setuju Bayar Ganti Rugi Rp 2 Triliun

10 hari lalu

Kasus Tumpahan Minyak Montara, Luhut: Perusahaan Asal Thailand Setuju Bayar Ganti Rugi Rp 2 Triliun

Menko Luhut Pandjaitan membeberkan kabar terbaru kasus tumpahan minyak Montara. Salah satunya soal PTTEP yang setuju membayar ganti rugi Rp 2 triliun.


Kegiatan KKN Mahasiswa UGM Akan Sampai ke Namibia di Afrika?

14 hari lalu

Kegiatan KKN Mahasiswa UGM Akan Sampai ke Namibia di Afrika?

Ada alasan kenapa UGM pertimbangkan kirim mahasiswa KKN ke Namibia. Berikut ini penjelasannya.


Bank Mandiri Catat Penyaluran KUR hingga Oktober Capai 85,9 Persen dari Target

16 hari lalu

Bank Mandiri Catat Penyaluran KUR hingga Oktober Capai 85,9 Persen dari Target

Bank Mandiri telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp34,38 triliun.


KKP Tingkatkan Produktivitas Garam NTT

16 hari lalu

KKP Tingkatkan Produktivitas Garam NTT

Wilayah Oeteta dan Merdeka merupakan bagian dari wilayah Teluk Kupang yang sudah dimanfaatkan sebagai tempat dilakukannya kegiatan tambak garam