Teten Masduki: Konsolidasi Lahan Pertanian Untungkan Petani

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki bersiap mengikuti foto bersama seusai pelantikan menteri Kabinet Indonesia Maju di Beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu 23 Oktober 2019. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Tempo.Co, Jakarta - Pemerintah berencana membentuk konsolidasi lahan pertanian untuk meningkatan produksi petani ke skala yang lebih besar atau level bisnis. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki mengklaim kebijakan tersebut akan menguntungkan petani.

"Kita enggak mungkin melahirkan sistem pertanian yang produktif kalau enggak dilakukan konsolidasi petani. Dengan (konsolidasi), petani bisa melakukan usaha dalam skala bisnis lebih efisien, " ujar Teten di Museum Bank Indonesia, Sabtu, 1 Februari 2020.

Menurut Teten, saat ini pengelolaan lahan pertanian di Indonesia belum tertata karena masih berbentuk individual. Petani pun menggarap lahan dengan bidang yang sempit sehingga hasil produksinya terbatas.

Maka itu, ia memandang perlu dilakukan konsolidasi lahan. Konsolidasi lahan merupakan upaya pemerintah untuk membentuk korporatisasi pertanian berbasis koperasi. Dengan sistem ini, lahan akan dikelola bersama-sama sehingga petani memperoleh keuntungan merata.

Teten menjelaskan, seandainya korporatisasi pertanian telah terbentuk, bantuan yang diberikan kepada pemerintah pun lebih optimal diterima petani. "Bantuan berupa subsidi pupuk, bibit, alat pertanian, dan infrastruktur pertanian lebih fokus," ucapnya.

Untuk mengawali pembentukan konsolidasi lahan ini, kementerian akan lebih dulu membentuk pilot project. Seandainya berhasil, kebijakan itu baru akan diterapkan secara meluas.

Saat ini, Kementerian Koperasi dan UKM sedang menjalin komunikasi dengan sejumlah pihak terkait. Di antaranya Kementerian Pertanian, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Teten Masduki menargetkan pilot project konsolidasi lahan pertanian akan kelar tahun ini. Ia berharap kebijakan tersebut akan mampu meningkatkan produksi UMKM dan mendongkrak porsi pendapatan produk domestik bruto dari usaha kecil dan menengah.

Sebab, saat ini ia mencatat kontribusi UMKM terhadap PDB baru 60,37 persen. Padahal, porsi pelaku UMKM di Indonesia mencapai 99 persen. Namun,






Sandiaga Optimistis KEK Morotai Mampu Bangkitkan Ekonomi: Target 4 Ribu Lapangan Kerja

39 menit lalu

Sandiaga Optimistis KEK Morotai Mampu Bangkitkan Ekonomi: Target 4 Ribu Lapangan Kerja

Sandiaga Uno optimistis keberadaan KEK Morotai mampu membangkitkan ekonomi dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya.


Teten Masduki: Baru 4,1 Persen UMKM yang Terhubung Rantai Pasok Global

2 hari lalu

Teten Masduki: Baru 4,1 Persen UMKM yang Terhubung Rantai Pasok Global

Teten Masduki mengatakan pihaknya dan beberapa Kementerian/Lembaga mendapat tugas Presiden Jokowi untuk mendorong UMKM naik kelas.


Mahasiswa UGM Kembangkan Alat Peniris dan Penjernih Jelantah

2 hari lalu

Mahasiswa UGM Kembangkan Alat Peniris dan Penjernih Jelantah

Alat buatan mahasiswa UGM tersebut mudah digunakan dan membantu UMKM yang memproduksi kerupuk untuk meningkatkan daya tahan serta kualitas kerupuk.


Sandiaga Uno Ajak UMKM Kuliner Naik kelas

2 hari lalu

Sandiaga Uno Ajak UMKM Kuliner Naik kelas

Sandiaga Uno mencontohkan pengalamannya menjadi pengusaha. Awalnya cuma 3 pegawai, 25 tahun kemudian sudah punya 30 ribu pegawai.


Belanja PLN Terserap Rp 8,4 Triliun untuk UMKM

3 hari lalu

Belanja PLN Terserap Rp 8,4 Triliun untuk UMKM

Sekitar 4.356 UMKM terlibat dalam rantai pasok PLN.


Google.org Beri Hibah Rp 11 Miliar untuk Edufarmers di Cianjur

3 hari lalu

Google.org Beri Hibah Rp 11 Miliar untuk Edufarmers di Cianjur

Google.org juga menyediakan hibah sebesar US$500 ribu atau Rp 7,8 miliar untuk World Food Program, untuk mendukung upaya badan PBB itu di Indonesia.


Menkop UKM Teten Masduki Berharap Industri Media Sehat

4 hari lalu

Menkop UKM Teten Masduki Berharap Industri Media Sehat

Para anggota AMSI merupakan pelaku industri media yang 75 persen diantaranya termasuk dalam industri UKM.


Dukung UMKM, BRI Buka Akses ke Global Supply Chain di KTT G20

4 hari lalu

Dukung UMKM, BRI Buka Akses ke Global Supply Chain di KTT G20

Dukungan BRI terimplementasi melalui acara BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2022 saat KTT G20 berlangsung.


Teten Pastikan BLT UMKM Tidak Cair Tahun ini: Tidak Ada Waktu Lagi

4 hari lalu

Teten Pastikan BLT UMKM Tidak Cair Tahun ini: Tidak Ada Waktu Lagi

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menuturkan pemerintah belum merencanakan pencairan BLT UMKM di tahun depan.


Kenaikan Upah Minimum Diharapkan Dorong Daya Beli, Teten Optimistis UMKM Tahan dari Resesi 2023

4 hari lalu

Kenaikan Upah Minimum Diharapkan Dorong Daya Beli, Teten Optimistis UMKM Tahan dari Resesi 2023

Menaikkan daya beli memang menjadi tujuan utama pemerintah dalam menaikan upah minimum.