Tarif Airport Tax Bandara Ahmad Yani Naik Hingga 100 Persen

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemudik menggunakan terminal baru Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah yang baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo, Selasa, 12 Juni 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

    Para pemudik menggunakan terminal baru Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah yang baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo, Selasa, 12 Juni 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Semarang - Bandara Ahmad Yani Semarang akan menerapkan kenaikan tarif pelayanan jasa penumpang pesawat udara (PJP2U) atau airport tax. Tarif baru berlaku untuk periode pembelian dan penerbitan tiket mulai 25 Januari 2020.
     
    Tarif airport tax untuk penerbangan domestik yang semula Rp 50 ribu, bakal menjadi Rp 100 ribu. Adapun tarif penerbangan internasional yang sebelumnya Rp 150 ribu menjadi Rp 210 ribu. Tarif tersebut termasuk pajak penambahan nilai sebesar 10 persen.
     
    General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Hardi Ariyanto menyebutkan, kenaikan tarif tersebut berdasarkan surat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia Nomor PR.003/3/4 Phb 2019 tanggal 26 Desember 2019 tentang Persetujuan Tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara Bandar Udara Ahmad Yani.
     
    Dia menyebut telah mensosialisasikan tarif airport tax baru kepada pengguna jasa bandara sejak 13 Januari 2020 lalu. "Ini sangat diperlukan dalam mendukung kelangsungan usaha PT Angkasa Pura I," kata Hardi, Kamis, 16 Januari 2020.
     
    Menurut dia, tarif airport tax disesuaikan jenis bandara, penerbangan, dan layanan kebandarudaraan dalam sekali proses perjalanan. Dihitung mulai pengguna jasa masuk pintu terminal keberangkatan sampai pintu kedatangan bandara tujuan.
     
    Hardi menjelaskan, penyesuaian tarif airport tax tersebut dapat dilakukan setiap dua tahun sekali. Kenaikan tarif juga dapat terjadi apabila ada peningkatan pelayanan dan infrastruktur bandara. 
     
    JAMAL A. NASHR

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.