Viral Logo Kemenparekraf Mirip Lembaga AS, Ini Kata Wishnutama

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Indonesia E-Sports Premiere League (IESPL) Giring Ganesha (Kiri) dan Menparekraf Wishnutama (tengah) berkomitmen menjadikan e-sport sebagai pendulang kunjungan wisatawan mancanegara. IESPL beraudiensi mengenai Indonesia menjadi tuan rumah E-sport pada 2020 di Gedung Sapta Pesona, Selasa (7/1). Dok. Kemenparekraf

    Ketua Indonesia E-Sports Premiere League (IESPL) Giring Ganesha (Kiri) dan Menparekraf Wishnutama (tengah) berkomitmen menjadikan e-sport sebagai pendulang kunjungan wisatawan mancanegara. IESPL beraudiensi mengenai Indonesia menjadi tuan rumah E-sport pada 2020 di Gedung Sapta Pesona, Selasa (7/1). Dok. Kemenparekraf

    TEMPO.CO, Jakarta - Logo anyar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menjadi viral di media sosial Twitter. Sejumlah orang menganggap logo baru kementerian yang dipimpin Wishnutama itu mirip dengan yang telah dipakai di lembaga-lembaga di Amerika Serikat.

    Berdasarkan pantauan Tempo, logo baru Kemenparekraf memiliki latar warna biru gelap berpadu kelir warna emas. Di dalam logo itu terdapat gambar Garuda Pancasila beserta lambang padi dan kapas yang melingkarinya. Membundar di tepi logo lambang ideologi negara, tampak tulisan Kemenparekraf/Baparekraf Republik Indonesia.

    Menjawab lalu-lintas media massa yang ramai, Menteri Kemenparekraf Wishnutama memberikan penjelasan. Menurut dia, penciptaan logo itu telah melalui proses kajian yang panjang. "Logo ini sudah melalui kajian dari tim sejak saya masuk sebagai menteri. Soal warna, font (bentuk huruf), itu mempertimbangkan estetika," ujar Wishnutama saat dihubungi Tempo pada Selasa, 14 Januari 2020.

    Sedangkan terkait pencantuman lambang Garuda Pancasila, Wishnutama mengatakan hal itu wajar dilakukan oleh kementerian dan lembaga negara mana pun. Menurut dia, upaya pencantuman burung Garuda adalah langkah untuk menghormati ideologi negara.

    Adapun logo yang dirilis kementeriannya baru-baru ini merupakan logo resmi sebagai pengganti logo yang lama. Logo kementerian dirasa perlu diganti menyusul adanya nomenklatur baru yang memerger Kementerian Pariwisata dan Badan Ekonomi Kreatif.

    Logo resmi Kemenparekraf nantinya akan dipakai untuk kepentingan-kepentingan yang lebih formal. Sedangkan untuk keperluan pemasaran atau promosi, dalam waktu dekat, Kemenparekraf bakal meluncurkan nation branding.

    Menurut dia, nation branding akan memiliki desain yang lebih lugas dengan detail yang terkesan 'muda'. Saat ini, tim Wishnutama sedang menyiapkan nation branding yang rencananya akan dirilis pada Agustus 2020 bersamaan dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-75.

    "Jadi kalau dulu kan logo kementerian dan logo untung keperluan promosi jadi satu. Nah, sekarang kami pisah. Ini sebagai bentuk pembaruan," ujar Wishnutama.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.