Bukalapak Targetkan Nilai Transaksi Rp 69 Triliun di Tahun 2019

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendiri dan CEO Bukalapak.com Ahmad Zaky usai menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu 16 Februari 2019. Sebelumnya Achmad Zaky menyebut omong kosong industri 4.0 jika budget researchand development (R&D) Indonesia masih jauh dibanding negara-negara lain lewat akun twitternya. TEMPO/Subekti.

    Pendiri dan CEO Bukalapak.com Ahmad Zaky usai menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu 16 Februari 2019. Sebelumnya Achmad Zaky menyebut omong kosong industri 4.0 jika budget researchand development (R&D) Indonesia masih jauh dibanding negara-negara lain lewat akun twitternya. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, JakartaBukalapak menargetkan nilai transaksi sampai akhir tahun 2019 mencapai US$ 5 miliar atau senilai Rp 69 triliun.

    "Annualized run rate GMV (Gross Merchandise Volume)hingga akhir tahun 2019 terproyeksikan sebesar US$5 miliar," ucap Intan Wibisono Kepala Komunikasi Korporat Bukalapak kepada Tempo melaui pesan singkat, Jumat, 13 September 2019.

    Jumlah transaksi Bukalapak mencapai 2 juta per hari. Intan menuturkan Bukalapak tidak menilai pertumbuhan nilai transaksi sebagai satu-satunya indikator pertumbuhan perusahaan.

    Sebagai perusahaan teknologi yang berumur 9 tahun, kata dia, Bukalapak harus mempertimbangkan keuntungan dan berkelanjutan sebuah perseroan. Ia menuturkan geliat bisnis pada tahun ini terus menunjukan tren positif. Tren ini terlihat dari pendapatan laba kotor (gross profit) yang meningkat selama setahun dan jumlah kerugian yang menurun.

    "Laba kotor kita di tengah tahun 2019 sebenarnya sudah tiga kali lipat dibanding pertengahan tahun lalu. Kami sukses mengurangi setengah kerugian dari pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) selama 8 bulan terakhir ini," ungkap dia.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?