Rupiah Hari Ini, Analis: Pasar Cenderung Flat

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mata uang Rupiah. Brent Lewin/Bloomberg via Getty Images

    Ilustrasi mata uang Rupiah. Brent Lewin/Bloomberg via Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar atau kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta diprediksi bergerak datar seiring minimnya sentimen global, Kamis, 4 Juli 2019. Sempat menguat, pada pukul 11.00 WIB rupiah melemah 8 poin atau 0,06 persen menjadi Rp 14.128 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp 14.120 per dolar AS.

    BACA: Perang Dagang Mereda, Rupiah Bisa Menguat ke Rp 14.080

    "Hari ini minim sentimen. Pasar cenderung flat," kata analis Bank Mandiri Rully Arya di Jakarta, Kamis.

    Sementara itu, ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan, dana asing yang masuk ke pasar modal Asia dapat menjadi sentimen positif bagi rupiah.

    BACA: Harga Minyak Dunia Turun, Rupiah Menguat Sore Ini

    Dana asing yang masuk ke pasar modal Asia terus mengalir dari awal tahun dengan nilai total mencapai 251,83 miliar dolar AS. Untuk di pasar saham diperkirakan mencapai 100,83 miliar dolar AS dan sebesar 15 miliar dolar AS ke pasar obligasi. Sementara untuk Indonesia termasuk yang mendapat aliran dana masuk yang cukup besar.

    Data Bloomberg mencatat masuknya dana asing ke pasar saham mencapai 4,9 miliar dolar AS dan ke pasar obligasi sebesar 6,6 miliar dolar AS.

    "Sentimen positif investor meningkat seiring dengan ketidakpastian menurun terkait isu perang tarif dan suku bunga the Fed, yang bisa membuat sentimen masuknya dana tersebut masih berlanjut hingga akhir tahun ini," kata Lana.

    Lana memprediksi pada hari ini rupiah akan mengalami koreksi seiring mata uang kuat Asia yaitu yen dan dolar Hong Kong yang dibuka melemah terhadap dolar AS pagi ini.

    "Ini bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah hari ini. Kemungkinan rupiah bergerak antara Rp14.120 sampai Rp14.140 per USD," kata Lana.

    Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis ini menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp 14.106 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp 14.117 per dolar AS.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.