Dirjen Ketenagalistrikan Prihatin Lampu Jalan LRT Palembang Mati

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rangkaian LRT Palembang melintas di zona Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan, Senin, 23 Juli 2018. LRT Palembang akan menjadi moda transportasi untuk masyarakat umum setelah digunakan lebih dulu sebagai angkutan khusus peserta Asian Games pada 18 Agustus-2 September 2018. ANTARA/Feny Selly

    Rangkaian LRT Palembang melintas di zona Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan, Senin, 23 Juli 2018. LRT Palembang akan menjadi moda transportasi untuk masyarakat umum setelah digunakan lebih dulu sebagai angkutan khusus peserta Asian Games pada 18 Agustus-2 September 2018. ANTARA/Feny Selly

    TEMPO.CO, Jakarta -Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rida Mulyana menyayangkan pemutusan listrik lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) LRT Palembang, Sumatera Selatan yang dilakukan oleh Perusahaan Listrik Negara atau PLN, karena merugikan masyarakat.

    "Kalau itu kemudian merugikan masyarakat ya kita menyayangkan," kata Rida di Gedung Dirjen Ketenagalistrikan, Jakarta, 2 Juli 2019.

    Baca juga : Kemenhub Angkat Bicara Soal Listrik Jalan LRT Palembang Mati

    Rida mengungkapkan, terkait tindakan yang diambil PLN tentang pemadaman listrik di sepanjang jalur LRT Palembang, dia tidak bisa mengintervensinya. "tapi mengenai tunggakan itu ya kalau pun ada, soal business to business lah itu, kita tidak bisa berbuat apa-apa," ujarnya.

    Dia menambahkan, itu merupakan perkara utang piutang yang harus diselesaikan dan sejauh ini pihaknya belum menerima surat resmi seputar kejadian tersebut.

    Terkait informasi yang berdasarkan kabar yang diterima Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Rida mengatakan, akan ada penurunan layanan listrik pada proyek LRT Palembang."Akan ada penurunan dari layanan premium, menjadi tarif biasa. Hal ini disebut akan mereduksi O&M (Operation and Maintenance),"kata dia.

    Baca juga : Pembangunan LRT, Jalan Setiabudi Tengah Ditutup Mulai Senin

    Di waktu yang berbeda terkait masalah yang terjadi, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Zulfikri menuturkan pihak terkait yaitu Pemerintah Kota Palembang dalam hal ini Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Palembang, PPK LRT Sumatera Selatan, PLN UP 3 Palembang dan PT. Waskita karya selaku kontraktor sedang berkoordinasi guna mencari penyelesaian terbaik.

    "Diharapkan dalam waktu dekat PJU dimaksud (LRT Palembang) bisa menyala kembali," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.