Indef: Rupiah Menguat Bukan karena Jokowi Effect, Tapi...

Reporter

Editor

Rahma Tri

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana tiba di Bandara Internasional Kansai untuk menghadiri pertemuan G20 di Osaka, Jepang, 28 Juni 2019. G20 Osaka Summit Photo/Handout via Reuters

TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar Rupiah hari ini, Jumat 28 Juni 2019 diprediksi menguat. Salah satu sentimennya adalah telah dibacakannya putusan Mahkamah Konstitusi soal sengketa Pilpres 2019, yang memastikan kemenangan pasangan calon presiden Jokowi - Ma'ruf.

BACA: Menjelang Putusan MK, Rupiah Menguat

"Rupiah bakal bergerak di Rp 14.130-14.190 per dolar AS," ujar Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira dalam pesan singkat, Kamis malam, 27 Juni 2019. Berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate, nilai tukar Rupiah Kamis kemarin ditutup pada level Rp 14.180 per dolar AS.

Bhima mengatakan, sebenarnya sebelum dipastikan Jokowi menang, sejak kemarin pasar sudah merespons positif. Hal ini ditunjukkan dengan IHSG yang mencatatkan kenaikan 0,67 persen dan rupiah menguat 0,25 persen saat penutupan. "Tapi ini bukan Jokowi effect melainkan situasi demo yang berjalan kondusif tidak ada kerusuhan," kata Bhima.

Sebelumnya, Mahkamah Agung (MA) telah menolak gugatan Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Menurut Kepala Biro Hukum dan Humas MA Abdullah, dalam pertimbangan putusannya MA menyatakan gugatan BPN Prabowo bukanlah objek Pelanggaran Administrasi Pemilu (PAP).

Permohonan sengketa proses Pemilihan Presiden 2019 itu diajukan kepada Mahkamah Agung, setelah permohonannya ditolak oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Dengan keluarnya putusan MK yang memastikan Jokowi menang itu, ujar Bhima, pasar tinggal menunggu susunan kabinet baru bulan Oktober mendatang. Sehingga, kondisi politik bisa lebih stabil.

Adapun untuk faktor eskternal, Bhima menuturkan bahwa pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Cina Xi Jinping di forum KTT G20, dan ketegangan AS Iran masih menjadi perhatian utama para pelaku pasar.

Baca juga: Menjelang Sidang Putusan MK, Kadin Minta Pendukung Capres Tenang

Namun, Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan masih ada sentimen pelemahan Rupiah pada hari ini. Hal itu disebabkan oleh mata uang kuat Asia, yaitu yen, dolar Hong Kong dan dolar Singapura, yang dibuka melemah pagi ini.

"Itu bisa menjadi sentimen pelemahan Rupiah menuju kisaran antara Rp.14.140 s.d Rp.14.160 per dolar AS," tulis Lana.

Simak berita terbaru tentang Jokowi di Tempo.co

CAESAR AKBAR






Bicara Peta Pilpres 2024, Cak Imin Tak Mau Model Konflik Pemilu 2019 Terulang

2 jam lalu

Bicara Peta Pilpres 2024, Cak Imin Tak Mau Model Konflik Pemilu 2019 Terulang

Cak Imin mendorong agar model-model konflik di masyarakat yang sempat terjadi pada Pemilu 2019 silam tak terulang lagi.


Bakrie Group Gelar Kompetisi Startup Nasional, Besok Masuk ke Babak Final

4 jam lalu

Bakrie Group Gelar Kompetisi Startup Nasional, Besok Masuk ke Babak Final

Bakrie Group mengadakan kompetisi I-Start sebagai wadah bagi anak muda dalam mengembangkan startup


Jokowi Klaim Penyaluran BLT BBM Sudah Capai 96,6 Persen

8 jam lalu

Jokowi Klaim Penyaluran BLT BBM Sudah Capai 96,6 Persen

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan, untuk BLT BBM sampai hari ini sudah 96,6 persen, sudah di 508 kabupaten dan kota.


Genap Berusia 75 Tahun, Ini Jejak Karier Luhut Binsar Pandjaitan di Militer, Politik dan Bisnis

8 jam lalu

Genap Berusia 75 Tahun, Ini Jejak Karier Luhut Binsar Pandjaitan di Militer, Politik dan Bisnis

Hari ini 28 September 2022, Luhut Binsar Pandjaitan genap berusia 75 tahun. Berikut jejak karier Menkomarinves ini di militer, politik, dan bisnis.


Wacana Duet Prabowo-Jokowi, Gerindra: Bagi Kami Ini Kehormatan

9 jam lalu

Wacana Duet Prabowo-Jokowi, Gerindra: Bagi Kami Ini Kehormatan

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyerahkan soal gugatan Sekber Prabowo-Jokowi kepada keputusan Mahkamah Konstitusi.


Jokowi Minta Penyaluran BSU Dipercepat: Saya Pantau, tapi Tidak Semua

9 jam lalu

Jokowi Minta Penyaluran BSU Dipercepat: Saya Pantau, tapi Tidak Semua

Jokowi mengatakan percepatan penyaluran BSU perlu dilakukan di daerahh-daerah yang jauh dari Ibu Kota.


Gugatan Sekber Prabowo-Jokowi, PDIP Sebut Jokowi Tidak Gila Kekuasaan

11 jam lalu

Gugatan Sekber Prabowo-Jokowi, PDIP Sebut Jokowi Tidak Gila Kekuasaan

Sekber mengajukan gugatan judicial review atas Pasal 169 huruf n UU Pemilu untuk merealisasikan agar Prabowo-Jokowi bisa maju Pilpres 2024


Kaesang Cerita Dapat Wejangan dari Lo Kheng Hong Soal Investasi Saham, Apa Saja?

11 jam lalu

Kaesang Cerita Dapat Wejangan dari Lo Kheng Hong Soal Investasi Saham, Apa Saja?

Kaesang Pangarep menceritakan pertemuannya dengan investor kawakan Lo Kheng Hong sebelum pandemi Covid-19 merebak yakni sekitar tahun 2019.


Kian Melemah, Rupiah Diperkirakan Bakal Tembus Rp 15.400 Per Dolar AS

12 jam lalu

Kian Melemah, Rupiah Diperkirakan Bakal Tembus Rp 15.400 Per Dolar AS

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kian tertekan pada perdagangan hari ini, Rabu, 28 September 2022.


Momen Jokowi Dimarahi Siswa SMA yang Ponselnya Rusak Saat Kejar Rombongan

12 jam lalu

Momen Jokowi Dimarahi Siswa SMA yang Ponselnya Rusak Saat Kejar Rombongan

Presiden Jokowi dimarahi oleh siswa SMA di Buton Selatan bernama Sabrila. Penyebabnya, Sabrila kesal lantaran ponselnya rusak saat mengejar rombongan